Puncak Karier, Alexander Zverev Kunci Peringkat 1 Dunia Akhir Tahun

AKURAT.CO, Musim 2026 bisa dibilang sebagai periode keemasan dalam karier Alexander Zverev. Petenis asal Jerman tersebut dipastikan mengunci predikat Peringkat 1 Dunia Akhir Tahun ATP (ATP Year-End No 1) untuk pertama kalinya sepanjang sejarah kariernya.
Setelah delapan kali menyelesaikan musim di jajaran top sepuluh dan lima kali menembus top lima, petenis berusia 29 tahun itu akhirnya bertakhta di panggung tertinggi tenis putra dunia.
"Ini adalah musim yang sangat fantastis bagi saya usai menjuarai Paris (Roland Garros) dan New York (AS Terbuka). Mengetahui bahwa saya akan mengakhiri tahun di posisi puncak adalah mimpi yang menjadi kenyataan," kata Alexandet Zverev dikutip laman resmi ATP Tour.
"Begitu banyak kerja keras dan usaha yang telah dicurahkan, terutama setelah berjuang bangkit dari cedera pergelangan kaki."
Keberhasilan ini membawa Alexander Zverev mengukir sejarah sebagai petenis Jerman pertama yang meraih penghargaan ATP Year-End No. 1.
Ia juga mencatatkan rekor sebagai petenis tertua yang baru pertama kali meraih predikat tersebut di usia 29 tahun 217 hari saat penutupan peringkat pada 23 November 2026 mendatang.
Catatan ini mematahkan rekor Andre Agassi pada edisi 1999 (29 tahun 214 hari) serta Andy Murray pada 2016 (29 tahun 197 hari).
Musim Terbaik Alexander Zverev: Dua Gelar Grand Slam dan Rekor Fantastis
Perjalanan Zverev merengkuh takhta nomor satu dunia disokong oleh performa luar biasanya di ajang Grand Slam.
Mengawali tahun 2026 tanpa satu pun trofi major, Zverev langsung memborong dua gelar Grand Slam di Roland Garros dan AS Terbuka.
Di Roland Garros, Zverev merengkuh trofi Grand Slam pertamanya usai menumbangkan Flavio Cobolli lewat pertarungan lima set, menjadikannya pria Jerman pertama yang menjuarai Prancis Terbuka di Era Open.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik






