Tes Sepang: Marco Bezzecchi Sebut Kemajuan Aprilia RS-GP Masih Tergolong 'Tipis'

AKURAT.CO, Pembalap andalan Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memberikan evaluasi jujur terkait performa motor terbaru RS-GP 2026 usai menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Meski merasakan adanya peningkatan, Marco Bezzecchi menilai lompatan teknis tahun ini tidak sesignifikan transisi musim sebelumnya.
Aprilia datang ke musim 2026 dengan ekspektasi tinggi setelah mencatatkan rekor terbaik sepanjang sejarah pada 2025.
Baca Juga: Bezzecchi Dominan di Valencia, Aprilia Kunci Musim MotoGP 2025 dengan Kemenangan Meyakinkan
Saat itu, mereka berhasil mengamankan posisi kedua klasemen konstruktor berkat performa impresif Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez.
Berdasarkan hasil uji coba selama tiga hari di Sepang, 3-5 Februari, lalu, Bezzecchi mengakui motor versi 2026 memang lebih baik dari pendahulunya.
Namun, ia menekankan perubahannya cenderung bersifat evolusi minor ketimbang revolusi besar.
"Motor ini sedikit lebih baik, saya bisa katakan meningkat di semua area. Perubahan terbesar terjadi antara motor 2024 ke 2025," kata Marco Bezzecchi dikutip Crash, Senin (9/2).
"Tahun ini banyak perubahan, tetapi peningkatannya sedikit lebih kecil. Sulit untuk menguantifikasi seberapa besar perubahannya."
Meskipun peningkatannya tipis, Bezzecchi sukses mencatatkan waktu impresif satu menit 56,526 detik pada hari terakhir.
Catatan ini membuatnya berhasil menyelinap di antara dominasi pembalap Ducati di papan atas klasemen waktu.
Namun, pembalap asal Italia tersebut mengaku belum puas sepenuhnya dengan sesi time attack yang dijalankannya karena fokus tim terbagi.
Baca Juga: MotoGP Valencia: Alex Marquez Kuasai Sprint Race, Marco Bezzecchi Kunci Peringkat 3 Dunia
Tim terus mencoba komponen baru di setiap putaran. Bezzecchi juga terus menyesuaikan gaya balapnya dengan perangkat baru Aprilia.
Namun, baginya catatan waktu kali ini bukan segalanya dalam sesi pengujian pramusim.
Salah satu hal yang paling mencuri perhatian di paddock adalah desain aerodinamika bagian belakang Aprilia yang lebih agresif.
Winglet baru ini dirancang untuk memberikan stabilitas lebih, meskipun Bezzecchi sulit menjelaskan dampaknya secara gamblang kepada publik.
"Sejujurnya, di MotoGP, kita selalu bicara tentang perbedaan yang sangat minimal. Karena itu, sulit bagi saya memberikan jawaban pasti karena pada akhirnya ini sangat sulit dijelaskan secara teknis," pungkasnya.
Aprilia kini bersiap membawa data dari Sepang menuju pengujian berikutnya demi memangkas jarak dengan Ducati sebelum seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand dimulai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



