Penuhi Panggilan Timnas Putri, Enam Pemain O2C Rajawali Absen di Final Four Livoli 2025
Leo Farhan | 8 Oktober 2025, 22:06 WIB

AKURAT.CO, Klub voli putri O2C Rajawali dipastikan kehilangan enam pemain utama mereka pada babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025. Mereka absen lantaran mendapat panggilan untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Timnas Voli Indonesia Putri U-18.
Pelatnas tersebut dilakukan sebagai persiapan Timnas Voli Putri U18 untuk menghadapi Asian Youth Volleyball Championship 2025 yang digelar di Bahrain, pertengahan Oktober ini.
Mereka yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia adalah Tina Syifa Sabla Salim, Syelomitha Afrilaviza Injilia Wongkar, Shakira Tirta Ayu Wijaya, Naisya Pratama Putri, Tazma Aprilia, dan Syabilla Hilal Ramadhan.
Baca Juga: Livoli: Taklukkan Kharisma Premium dengan Skor Telak, Rajawali O2C Dekati Babak Final Four
Pelatih O2C Rajawali, Octavian, tidak menampik absennya enam pemain utama berdampak besar terhadap kekuatan tim. Namun, ia menegaskan dukungan penuh terhadap keputusan tersebut demi kepentingan nasional.
"Kekuatan pasti berkurang, sulit untuk masuk final. Namun, kami mencapai final four sudah bagus juga," kata Octavian, Rabu (8/10).
Untuk menambal kekosongan tersebut, O2C Rajawali akan menurunkan sejumlah pemain muda dari skuad junior yang masih minim pengalaman bertanding di level nasional.
"Pengganti enam pemain yang ikut Pelatnas semuanya pemain junior. Mereka belum punya pengalaman tanding di tingkat nasional, apalagi di level senior," tambahnya.
Meski dihadapkan pada situasi sulit, Octavian tetap optimistis timnya bisa tampil kompetitif. Ia menilai keikutsertaan para pemain muda di Final Four Livoli 2025 akan menjadi ajang pembelajaran penting untuk regenerasi tim.
"Kami bangga karena enam pemain kami dipercaya memperkuat Merah Putih di ajang internasional. Sementara pemain muda di tim ini akan mendapat kesempatan belajar dari atmosfer pertandingan besar," ujarnya.
Menurut Octavian, pengalaman bertanding di babak final four akan menjadi modal berharga bagi perkembangan mental dan teknik para pemain muda O2C Rajawali.
Dengan absennya enam pemain inti, langkah O2C Rajawali di babak final four memang akan lebih berat. Namun, keputusan melepas pemain ke tim nasional menjadi bukti komitmen klub dalam mendukung pembinaan dan prestasi voli Indonesia di level internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







