Karier Djokovic Belum Berakhir, Diprediksi Bakalan Kembali Raih Gelar Grand Slam di Musim 2025

AKURAT.CO - Juara grand slam tujuh kali, Mats Wilander, memprediksi bahwa mantan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, bakal kembali memenangkan gelar grand slam lainnya di musim 2025.
Setelah memenangkan tiga gelar grand slam di musim 2023 yang sangat luar biasa, petenis asal Serbia itu gagal mengamankan satu pun gelar utama tahun ini. Musim pertamanya tanpa gelar grand slam sejak 2017.
Namun, Wilander menilai tahun depan Djokovic akan tampil lebih agresif dan optimiatis petenis berusia 37 tahun itu mampu menambah perolehan gelar grand slamnya.
"Novak Djokovic akan memenangkan Grand Slam lainnya adalah prediksi saya," kata Wilander kepada Eurosport.
Kemenangan turnamen utama terakhir yang didapatkan Djokovic hadir pada gelaran Amerika Serikat Terbuka 2023 untuk menambah catatan rekor grand slamnya menjadi 24 gelar.
Musim ini, Djokovic menjadi semifinalis di Australia Terbuka, perempat finis di Roland Garros (mundur karena cedera), runner-up di Wimbledon, dan tersingkir lebih awal di outaran ketiga AS Terbuka.
Safu-satunya gelar bergengsi yang mampu diamankan Djokovic tahun ini adalah medali emas Olimpiade Paris 2024 saat menundukkan petenis Spanyol, Carlos Alcaraz, di final yang menegangkan.
Medali emas Olimpiade pertama ini menjadi satu-satunya hadiah penting bagi Djokovic untuk melengkapi koleksi trofinya yang tak tertandingi.
Mantan petenis peringkat dua dunia asal Spanyol, Alex Corretja, bahkan menilai Djokovic bisa mengamankan semua gelar bergengsi musim depan.
"Dia bisa memenangkan semuanya," kata Corretja.
Satu gelar grand slam musim depan bukan tidak mungkin diamankan Djokovic. Terlebih setelah dia merekrut mantan petenis nomor satu Inggris, Andy Murray ke dalam tim kepelatihannya.
Kerjasama antara Djokovic dan Murray menciptakan salah satu kisah tenis terbesar tahun 2024 ketika mereka mengumumkan kolaborasi mengejutkan mereka pada bulan lalu.
Mantan rival itu pernah saling berhadapan sebanyak 36 kali antara tahun 2006 sampai 2017, dengan djokovic memegang keunggulan head-to-head 25-11.
Murray yang mengakhiri karier tenisnya setelah Olimpiade Paris pada bulan Agustus lalu, akan berada sebagai tim kepelatihan Djokovic untuk pertama kalinya di ajang Australia Terbuka 2025.
Sementara itu Djokovic akan memulai musim 2025 saat turun di ajang Brisbane International, turnamen ATP 250 yang akan berlangsung dari 30 Desember hingga 6 Januari.
Djokovic yang berada di peringkat ketujuh dalam Peringkat ATP, akan menjadi unggulan teratas di Brisbane untuk mengincar gelar tunggal ATP ke-100 nya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






