Jannik Sinner Tutup Musim dengan Persembahkan Gelar Piala Davis untuk Italia

AKURAT.CO, Jannik Sinner menutup musim 2024 dengan mempersembahkan gelar Piala Davis untuk Italia. Ini dicapai Sinner setelah menaklukkan petenis asal Belanda, Tallon Griekspoor, pada laga final.
Bertanding di Martin Carpena Arena, Malaga, Spanyol, Minggu (24/11) setempat, petenis peringkat satu dunia itu memastikan gelar Piala Davis untuk Italia usai meraih kemenangan 7-6(2) dan 6-2 atas Griekspoor.
Sebelumnya di laga tunggal perdana Matteo Barrettini juga mampu mengatasi perlawanan wakil Belanda lainnya, Botic van de Zandschulp. Barrettini menang dengan skor akhir 6-4 dan 6-2 untuk memastikan gelar Piala Davis kedua beruntun bagi Italia.
Baca Juga: Piala Davis: Jerman Tantang Belanda di Semifinal Selepas Singkirkan Kanada
"Tahun ini sungguh luar biasa. Saya sangat bangga dengan seluruh tim," kata Jannik Sinner dikutip laman resmi ATP Tour.
"Banyak kerja keras di balik pencapaian ini dan saya sangat senang bisa mengangkat trofi ini lagi. Hari ini merupakan hari yang sangat sulit, karena apa pun bisa terjadi."
Sinner menyelamatkan dua break point pada set pembuka melawan Griekspoor sebelum merebut kemenangan set dalam tie-break.
Di set kedua ia membalas kekalahannya dengan merebut empat game langsung dari kedudukan 2-2 untuk meraih kemenangan dalam waktu 91 menit.
Gelar Piala Davis 2024 melengkapi pencapaian Sinner di musim ini setelah mengamankan dua gelar Grand Slam Australia Terbuka dan Amerika Serikat Terbuka. Ditambah gelar ATP Finals dengan mengalahkan Tylor Fritz di laga final.
Baca Juga: Taklukkan Taylor Fritz di Negara Sendiri, Jannik Sinner Raih Trofi Final ATP Pertama!
Bukan cuma itu, Sinner juga mampu menyelesaikan musim ini dengan rekor 73-6. Ini adalah rekor kemenangan terbanyak di ATP Tour sejak Andy Murray mencatatkan rekor 77 kemenangan pada 2016.
Pemain berusia 23 tahun itu memenangi 14 pertandingan level tur terakhirnya musim ini dan hanya kehilangan satu set sepanjang rekor tersebut.
Selain Sinner dan Berrettini, tim Italia juga diperkuat oleh Lorenzo Musetti, Simone Bolelli, dan Andrea Vavassori.
Mereka adalah negara pertama yang mampu mempertahankan gelar Piala Davis sejak Republik Ceko melakukan hal yang sama pada 2013.
"Ini luar biasa, karena tahun lalu kami menang untuk pertama kalinya setelah 47 tahun," kata kapten Italia, Filippo Volandri, tentang kemenangan terakhir timnya di Piala Davis.
"Namun, yang saya katakan di awal perjalanan ini kepada para pemain adalah, 'kami ingin membuat sejarah, dan sejarah adalah jika Anda dapat melakukannya dua kali'. Saya berpikir (itu baru bisa dicapai) dalam beberapa tahun ke depan, tetapi itu terjadi begitu saja dan saya sangat bangga dengan tim ini."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







