Artur Beterbiev Juara tak Terbantahkan Usai Kalahkan Dmitry Bivol, Promotor Ingin Tarung Ulang

AKURAT.CO, Artur Beterbiev menjadi juara dunia tinju kelas berat ringan tak terbantahkan (undisputed) usai menundukkan Dmitry Bivol.
Sukses ini dicapai Artur Beterbiev dengan mengalahkan Dmitry Bivol pada laga penyatuan (unifikasi) gelar yang berlangsung di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (12/10) malam setempat.
Petinju berusia 39 tahun itu berhasil meraih kemenangan lewat keputusan mayoritas (majority decision) di mana dua juri memberikan kemenangan angka untuk Beterbiev dan satu juri memberi skor imbang.
beterBaca Juga: Dmitry Bivol Sebut Kemenangan Atas Artur Beterbiev Lebih Berarti Dibanding Menang Atas Alvarez
Artur Beterbiev memenangi pertarungan dengan skor 114-114, 115-113, dan 116-112, untuk mengantarkannya menjadi pemilik sabuk juara kelas berat ringan versi WBA, WBC, WBO, dan IBF.
Namun, hasil pertarungan antara Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol langsung menghadirkan kontroversi.
Salah satunya seperti kritik yang dilayangkan Menteri Kerajaan Arab Saudi dan juga promotor, Turki Alalshikh, yang menyebut Bivol setidaknya memiliki dua kemenangan ronde lebih banyak.
"Saya rasa Bivol menang dua ronde lebih banyak. Saya tidak tahu hasilnya seperti ini, tetapi saya akan fokus untuk menghadirkan pertandingan ulang," Kata Alalshikh sebagaimana dikutip dari laman Marca.
"Mereka pantas mendapatkan (tarung ulang). Jika mereka menginginkannya, maka kami akan melakukannya."
Baca Juga: Tinju Dunia Pekan Ini: Sempat Tertunda, Artur Beterbiev vs Dmitry Bivol Bakal Pecah di Riyadh
Sementara itu Dmitry Bivol mengakui bahwa ia tidak tampil cukup baik pada laga tersebut. Ia hanya bisa merenungkan kesalahan yang ia lakukan di Kingdom Arena.
"Saya seorang pejuang dan saya harus melakukan semuanya dengan sempurna. Saya telah melakukan tugas saya. Itu keputusan juri, dia menang. Itu saja yang bisa saya katakan," jelas Bivol.
Beterbiev sendiri juga mengakui bahwa ia tidak tampil sebaik yang diharapkan. Namun, untuk saat ini dia hanya ingin menikmati gelar juara tinju kelas berat ringan tak terbantahkan yang diraihnya di Arab Saudi.
"Itu adalah pertarungan yang sulit. Dmitry juga seorang juara dunia. Ia memiliki keterampilan yang bagus, mungkin lebih baik dari saya. Tetapi hari ini, Allah memilih saya," kata Beterbiev.
Sebagai informasi, ini juga merupakan kali pertama bagi Beterbiev bertarung hingga akhir ronde. Dalam 20 pertarungan sebelumnya, petinju berkebangsaan Rusia-Kanada itu selalu meraih kemenangan KO.
Sementara bagi Bivol ini adalah kekalahan pertamanya dalam sepanjang karier tinju profesionalnya yang sementara ini mencatatkan rekor 23-1 (12 KO).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








