Bawa Tim Eropa Juarai Piala Laver, Carlos Alcaraz Tolak Disamakan dengan Roger Federer

AKURAT.CO, Carlos Alcaraz berhasil membawa Tim Eropa untuk memenangkan Piala Laver 2024 dengan menaklukkan wakil Tim Dunia, Taylor Fritz, dengan skor 6-2 dan 7-5.
Kemenangan Carlos Alcaraz di Uber Arena, Berlin, Jerman, Minggu (22/9) setempat, itu mengantarkan Tim Eropa meraih 13 poin lebih dulu.
Sekaligus memenangi Piala Laver yang terakhir kali didapatkan Tim Eropa pada tahun 2021.
Setelah berhasil memastikan kemenangan Tim Eropa, pihak lawan menjulukinya 'Fed 05’ mengacu pada penampilan gemilang Roger Federer pada musim 2005.
Baca Juga: Piala Laver: Federer Berduet dengan Nadal di Turnamen Perpisahannya
Namun, Alcaraz menyebut bahwa mustahil baginya bisa menyamai level legenda tenis asal Swiss tersebut. Petenis berusia 21 tahun itu tidak yakin 'Fed 05' dapat sepenuhnya akurat untuk menggambarkan dirinya.
"Saya masih terlalu jauh dari level itu. Semoga suatu hari nanti, tetapi maksud saya (julukan) itu mustahil. Jadi mereka harus mengganti nama saya karena 'Fed 05' akan selamanya menjadi namanya (Federer)," kata Alcaraz sebagaima dikutip dari Eurosport.
Di musim 2005, Federer mampu mengamankan dua gelar Grand Slam Amerika Serikat Terbuka dan Wimbledon. Dia juga mencapai babak semifinal pada dua turnamen utama lainnya di Prancis Terbuka dan Australia Terbuka.
Petenis asal Swiss itu hanya kalah dalam dua pertandingan lain di tahun tersebut. Bukan cuma itu, persentase kemenangannya bahkan mencapai 95,2 persen yang hanya kalah dari John McEnroe di era terbuka.
Baca Juga: AS Terbuka: Tersingkir di Putaran Kedua, Carlos Alcaraz tak Berdaya Lawan Wakil Belanda
Namun, Alcaraz bukan satu-satunya pahlawan Tim Eropa pada hari terakhir di Piala Laver 2024. Dia bahkan tidak akan tampil jika bukan karena penampilan gemilang Alexander Zverev yang berhasil menaklukkan Frances Tiafoe dengan skor 6-7(5), 7-5, dan 10-5.
Kemenangan tersebut mampu membawa Tim Eropa memperpanjang nafas menjadi 10-11 setelah sebelumnya tertinggal 7-11 akibat kekalahan yang diderita Daniil Medvedev atas Ben Shelton.
"Kami hampir kalah. Namun, Sascha (Zverev) tampil dengan permainan tenis yang sangat baik dan memberi saya kesempatan untuk memenangi Piala Laver," kata Alcaraz.
"Namun, rasa gugup itu ada di sana. Saya tidak tahu apakah saya akan bermain atau tidak. Namun, saya sangat senang Sascha akhirnya bisa menang dan memberi saya kesempatan untuk bermain sekali lagi."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








