Carlos Alcaraz: Saya Ingin Memecahkan Rekor Novak Djokovic, Saya Orang yang Ambisius!

AKURAT.CO, Sejalan dengan Prancis Terbuka 2024 yang akan dimulai pada akhir pekan ini, Carlos Alcaraz bicara proyeksi panjangnya di dunia tenis. Baru berusia 21 tahun, petenis asal Spanyol ini menargetkan rekor 24 gelar grand slam milik Novak Djokovic.
“Ya, tentu saja. Saya adalah orang yang ambisius,” kata Carlos Alcaraz tentang target mengejar Novak Djokovic sebagaimana dipetik dari BBC.
“Saya tahu hampir tidak mungkin memecahkan rekor Novak tetapi saya bermain tenis untuk diri saya sendiri, untuk kesenangan, dan saya ingin melakukan hal-hal besar.”
Baca Juga: Miami Terbuka: Grigor Dimitrov Pupuskan Peluang Carlos Alcaraz Raih Sunshine Double
Ambisius tapi cukup beralasan mengingat Carlos Alcaraz sejauh ini sudah punya dua gelar grand slam. Yakni Amerika Serikat Terbuka yang diraihnya pada 2022 dan Wimbledon dengan mengalahkan Novak Djokovic di final edisi 2023.
“Saya ingin menjadi sejarah tenis,” kata Alcaraz.
Jalan panjang jelas bagi Alcaraz untuk mengejar Djokovic namun perlu diingat bahwa Djokovic baru meraih grand slam pertamanya di usia 20 tahun pada 2008. Adapun Alcaraz meraih grand slam perdananya pada usia 19 tahun.
Djokovic jelas menjadi referensi bagi Alcaraz karena rekor tersebut adalah milik petenis senior asal Serbia tersebut. Pelatih Alcaraz, Juan Carlos Ferrero, mengatakan bahwa anak asuhnya itu punya kapasitas untuk menargetkan hal-hal besar.
Baca Juga: Miami Terbuka: Carlos Alcaraz Ke Perempat Final Tanpa Hambatan
“Apa yang paling saya suka darinya adalah berpikir besar dan tidak hanya memikirkan hal-hal kecil. Untuk menjadi salah satu yang terbesar Anda harus berpikir besar,” kata Ferrero.
“Akan sangat sulit untuk memecahkan rekor tetapi kami ada di sini untuk berusaha melakukan yang terbaik yang kami bisa.”
Prancis Terbuka yang akan dijelang akhir pekan ini adalah Prancis Terbuka kelima yang diikuti Alcaraz sejak debutnya pada 2020 di mana ia terhenti di babak kualifikasi.
Cukup menantang karena Prancis Terbuka yang merupakan turnamen lapangan tanah liat tersebut adalah turnamen grand slam yang belum pernah dimenangi oleh Alcaraz.
Capaian terbaiknya adalah tahun lalu di mana Carlos Alcaraz tersingkir di semifinal oleh Novak Djokovic. Djokovic akhirnya menjadi juara dengan mengalahkan Casper Ruud di final sekaligus meraih grand slam ke-23 dalam kariernya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN
- 10Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan







