Dikalahkan Arab Saudi, Peluang Timnas Basket Indonesia Ke Olimpiade Paris Menipis

AKURAT.CO - Sempat unggul lebih dulu pada kuarter pertama, Timnas Bola Basket Indonesia harus mengakui ketangguhan Arab Saudi usai menelan kekalahan 72-86 di laga Prakualifikasi Olimpiade Paris 2024 di Stadion, Al Fayhaa, Damaskus Suriah, Senin (14/08) malam.
Hasil ini juga membuat Indonesia berada di posisi empat klasemen prakualifikasi Olimpiade Paris dengan total empat poin hasil dari sekali menang dan dua kali kalah. Jumlah poin tersebut sama dengan yang dikumpulkan Arab Saudi, Suriah, dan Kazakhstan.
Puncak klasemen ditempati Bahrain dengan koleksi enam poin hasil dari tiga kemenangan, diikuti India ditempat kedua dengan torehan lima poin hasil dari dua kemenangan dan satu kekalahan.
"Kekalahan ini cukup menyakitkan, karena semakin menipiskan kemungkinan kita untuk lolos di Kualifikasi Olimpiade Paris. Tapi target kita tetap memenangi sisa pertandingan," kata Manajer Timnas Basket Indonesia, Jeremy Imanuel Santoso, dalam keterangan resmi Perbasi.
Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan kepada Arab Saudi di kuarter pertama dengan keunggulan 23-20. Permainan padu mampu ditunjukkan Marques Bolden dan kolega.
Sayang, pertahanan Indonesia mulai mengendur sejak kuarter kedua hingga kuarter terakhir. Beberapa kesalahan kerap dilakukan para pemain yang membuat turnover mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Arab Saudi untuk dijadikan poin.
Dilihat dari statistik pertandingan, jumlah rebound yang dilakukan Indonesia juga kalah jauh, yakni 31 berbanding 52. Indonesia bahkan hanya mampu membuat enam offensive rebound sepanjang laga.
Sedangkan dilihat dari akurasi tembakan, Indonesia hanya memiliki 37 persen, berbanding 49 persen milik Arab Saudi. Menariknya, catatan akurasi tembakan tiga angka Indonesia lebih unggul, yakni 39,3 persen berbanding 35,1 persen milik Arab Saudi.
Dalam laga tersebut, Marques Terrel Bolden keluar sebagai pencetak poin tertinggi dengan koleksi 21 poin dan sembilan rebound. Di bawahnya ada Yudha Prasetya yang tampil konsisten dengan sumbangan 20 poin di mana 12 poin diantaranya berasal dari tembakan tiga angka.
Tampil selama 37 menit 41 detik, Yudha juga tampil produktif sebagai pengumpan dengan catatan sembilan assist dan bahkan mampu mencatatkan lima rebound.
Selanjutnya ada Muhamad Arighi yang menyumbangkan sebelas poin. Sayang, Arighi tak mencatatkan kontribusi lain seperti rebound, assist, blok ataupun steal meski bermain sepanjang 33 menit 50 detik.
Tim bolas basket Indonesia masih menyisakan dua laga terakhir di ajang Prakualifikasi Olimpiade Paris 2024 dengan menghadapi Bahrain pada Rabu (16/08), dan melawan Suriah pada Kamis (17/08) waktu setempat.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




