Rivalitas Meninggi, Bezzecchi Sebut Persahabatannya Dengan Bagnaia Dipertaruhkan
AKURAT.CO, Selepas menjuarai Grand Prix Prancis 2023, 14 Mei silam, pembalap MotoGP dari tim VR46, Marco Bezzecchi, mengatakan bahwa persahabatannya dengan pembalap Ducati, Fransesco Bagnaia, sedang dipertaruhkan saat ini. Menurut penunggang Ducati itu, tidak mudah untuk mempertahankan hubungan dengan rekan seperguruannya itu.
Hal tersebut disampaikan Bezzecchi karena saat ini ia dan Bagnaia adalah dua pembalap papan atas klasemen sementara MotoGP 2023. Bagnaia berada di posisi teratas sementara Bezzecchi membuntuti di posisi kedua hanya dengan selisih satu angka.
Ditambah dengan latar belakang mereka sebagai sesama alumni sekolah balap milik Valentino Rossi, Akademi Balap VR46, Bezzecchi dan Bagnaia sering bertemu di sesi latihan dan sesi motokros di salah satu peternakan di Italia bersama beberapa pembalap lainnya.
“Seperti itulah tampak dari luar. Sama saja! Pada akhirnya, kami bersama-sama di banyak waktu di rumah dan di balapan,” kata Bezzecchi sebagaimana dipetik dari Crash.
“Juga, di balapan dia datang kepada saya beberapa kali untuk menyapa dan berbincang-bincang sedikit. Kami sangat bersahabat, sangat berteman baik, tetapi juga di lintasan sulit untuk berteman.”
Sampai ke seri keenam musim 2023 di Prancis lalu, Bezzecchi dan Bagnaia sama-sama sudah mengoleksi dua podium utama. Hanya saja, pembalap berusia 24 tahun itu kalah angka karena Bagnaia dua kali memenangi sesi sprint.
“Saya ingin berusaha dan tetap seperti ini tetapi Anda tahu, ini sulit. Di MotoGP rivalitasnya sangat tinggi, kompetisinya sangat tinggi,” kata Bezzecchi. “Tetapi dengan keberadaannya dan para pembalap lain dari akademi (VR46) membuat ini sedikit lebih baik. Saya berharap bisa terus melanjutkan cara ini bersamanya.”
Pencapaian Bagnaia dan Bezzecchi di klasemen MotoGP saat ini bisa dikatakan sebagai sinyalemen kesuksesan Akademi VR46. Selain Bagnaia dan Bezzecchi, Akademi VR46 punya dua pembalap lagi di MotoGP 2023, yakni Luca Marini dan Franco Morbidelli.
Bagnaia sudah membuktikan kesaktian Akademi VR46 dengan menjadi juara dunia tahun lalu dalam perjalanan comeback mengalahkan Fabio Quartararo. Sementara tiga pembalap lain hanya Luca Marini yang belum merasakan podium utama.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




