Agar Dilirik UFC, Petarung Indonesia Diminta Berprestasi di One Pride
AKURAT.CO, Jeka Saragih menjadi petarung Indonesia pertama yang mampu berkompetisi di final Road to UFC. Dewan Juri One Pride, Max Metino, mengatakan bahwa petarung-petarung nasional lain punya peluang untuk mengikuti jejak Jeka.
Max menjelaskan, atlet yang akan tampil di Road to UFC bukanlah pilihan pihaknya, melainkan dari UFC. One Pride hanya membantu mengkoordinasikan untuk mewujudkannya.
"Sebetulnya yang memilih bukan kami. Langsung dari UFC. Dia akan talent scouting dari fighter bagus akan dipilih. Mereka akan berkoordinasi dengan kami untuk bisa [ikut] Road to UFC," kata Max Metino di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (25/10).
"Nah nantinya tergantung fighter. Saat dia diminta untuk bermain apakah menerima kan belum tentu. Ada yang siap dan belum."
Jeka Saragih melaju ke final Road to UFC setelah berhasil mengalahkan petarung Korea Selatan, Ki Won Bin, di semifinal. Ia menang knock-out (KO) di ronde pertama.
Dalam duel yang berlangsung di Etihad Arena, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Minggu (23/10) itu, Jeka hanya butuh waktu dua menit 41 detik untuk mengalahkan Won Bin. Pukulan keras yang dilayangkan olehnya tepat mengarah ke bagian wajah lawan dan membuat Won Bin ambruk di gelanggang Oktagon.
Kemenangan tersebut membuat Jeka menorehkan sejarah sebagai petarung Indonesia pertama yang lolos ke final Road to UFC. Artinya, ia tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan kontrak untuk bertarung di UFC.
Keberhasilan Jeka itu membuat para petarung One Pride lainnya menjadi termotivasi. Max mengatakan bahwa mereka ingin mengikuti apa yang dilakukan oleh Jeka.
"Semua fighter One Pride tanya saya, 'apakah mereka bisa mendapatkan kesempatan untuk bertarung di Road to UFC?' Saya bilang semua bisa," kata dia.
"Tunjukkan prestasi kalian di One Pride, UFC akan nengok ke kita dan memilih pemain berkualitas untuk bermain di Road to UFC, karena program ini akan rutin setiap tahun."
Max Metino mengimbau para petarung Indonesia lainnya agar terus menampilkan yang terbaik dalam setiap pertandingan di One Pride.
"Jadi seluruh fighter yang ada di One Pride hendaknya menunjukkan kualitas agar bisa dilirik oleh Road to UFC," ucapnya.
Perjuangan Jeka di Road to UFC memang tak mudah. Petarung asal Simalungun, Sumatera Utara itu sebelumnya termasuk dalam lima atlet Indonesia yang tampil di One Pride untuk ambil bagian dalam Road to UFC.
Selain Jeka, ada juga Rama Supandhi, Gugun Gusman, Angga Hans, dan Jeremia Siregar. Namun, hanya Jeka yang menang pada fase pertama dan berhak tampil di babak semifinal lalu melaju ke final.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK



