Akurat Logo

Arum: Kehebohan Laga Josua-Fury bakal Dekati Ali-Frazier 1971

Riandar Fata Hudaya | 13 Februari 2021, 08:05 WIB
Arum: Kehebohan Laga Josua-Fury bakal Dekati Ali-Frazier 1971

AKURAT.CO, Setelah meminta promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn, untuk tak membicarakan pertarungan Anthony Joshua dengan petinjunya, Tyson Fury, promotor Top Rank justru membahas laga tersebut. Hearn malah membumbui laga Joshua-Fury dengan menyamakannya dengan laga Muhammad Ali-Joe Frazier.

Arum, yang menaungi Fury, mengatakan bahwa pertarungan Ali-Frazier di New York pada 8 Maret 1971 memiliki tingkat “kehebohan” yang bakal setara dengan pertarungan Joshua-Fury. Terutama karena perkembangan teknologi saat ini memungkinkan lebih banyak orang yang bisa menyaksikan laga Joshua-Fury.

“Dia (Ali) menangkap imajinasi semua orang, sayangnya kita tidak punya teknologi yang kita miliki sekarang. Kita tidak punya satelit domestik seperti yang kita lakukan sekarang dengan sinyal, kita menggunakan kabel panjang perusahaan telepon dan kita membatasi orang yang bisa menonton (pertandingan Ali-Frazier),” kata Arum sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.

“Tidak ada bayar per nonton (pay-per-view) ketika itu, tetapi tetap saja sejauh ini itu merupakan pertarungan terbesar yang pernah saya alami ketika itu dan, melihatnya kembali saat ini, (laga Joshua-Fury yang terbesar) sekarang. Dan saya benar-benar menganggap Joshua-Fury akan mulai mendekati pertarungan pertama Ali-Frazier.”

Laga Ali-Frazier pada 1971 dimenangi oleh Frazier dan menghentikan catatan 30 pertarungan tak terkalahkan Ali. Namun, rivalitas Ali-Frazier menjadi kisah terbesar dalam tinju kelas berat ketika keduanya bertemu lagi pada 28 Januari 1974 dan 1 Oktober 1975 di mana Ali memenangi dua laga tersebut.

Pertarungan Joshua-Fury juga berpeluang berkembang menjadi dua atau tiga pertandingan apapun hasil laga pertama. Yang jelas, tawaran utama pertarungan dua petinju Inggris itu adalah seluruh gelar yang tersedia dihamburkan ke atas meja untuk dipertaruhkan.

Joshua saat ini merupakan pemilik empat gelar juara dunia kelas berat, yakni WBA, WBO, IBF, dan IBO. Sementara itu, Fury membawa sabuk gelar juara dunia WBC dengan catatan 31 laga tak terkalahkan.

Arum mengatakan ia sudah menerima proposal dari Hearn yang menaungi Joshua dan sudah memberikan balasan. Sejauh ini, negosiasi berjalan lancar di mana laga kemungkinan dijadwalkan pada Mei-Juni dengan sejumlah usulan lokasi tarung seperti Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

“Matchroom mengirimkan kami draf kesepakatan, lalu saya melakukan pembicaraan Zoom dengan Frank (Warren) dan pengacaranya, Stephen Heath, dengan pengacara Tyson, Robert Davis, pengacara saya dan saya sendiri,” kata Arum.

“Kami sudah melihat drafnya, melakukan perubahan secara keseluruhan, menandainya–yang kami sebut dengan garis merah–mengirimnya kembali ke mereka, dan mereka menerima sebagian besar, mungkin ada beberapa tambahan perubahan dan dikembalikan (kepada kami).”[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.