IAAF Sebut Atlet Skorsing Doping Bisa Tampil di Olimpiade

AKURAT.CO, Kepala Unit Integritas Atletik Federasi Atletik Dunia (IAAF), Brett Colthier, mengatakan bahwa regulasi mengizinkan atlet yang terkena skorsing doping bertanding di Olimpiade Tokyo 2020 yang bakal dihelat pada 23 Juli – 8 Agustus mendatang.
Reuters menyebut bahwa Clothier mempertimbangkan aturan periode waktu dan bukan event. Jika merujuk pada regulasi Agensi Anti-Doping Dunia (WADA), periode waktu yang biasanya disesuaikan dengan siklus event membuat beberapa atlet akan selesai menjalani masa sanksi pada tahun ini.
“Standar penalti di bawah aturan WADA adalah empat tahun larangan. Dan didesain seperti itu untuk menempelkan ke siklus Olimpiade,” kata Clothier.
“Tapi dalam kasus ini, tentu saja, adalah sebuah anomali bahwa olimpiade mengeluarkan beberapa atlet yang diuntungkan oleh hal itu. Ini situasi yang disayangkan tetapi (hanya) satu yang paling jelas di bawah kerangka hukum yaitu larangan berdasarkan waktu dan bukan menempel pada event tertentu.”
Dengan pernyataan ini, Clothier agaknya mengusulkan WADA melakukan perubahan pada regulasi mereka yang mendasarkan masa hukuman pada event. Pasalnya, penundaan Olimpiade Tokyo adalah yang pertama dalam sejarah selain pembatalan di masa perang Dunia II.
Jika atlet dikenai sanksi pasca Agustus tahun ini, maka periode waktu akan membuat mereka kehilangan dua olimpiade, yakni di Tokyo 2021 dan Paris 2024. Sementara itu, tidak mudah juga bagi WADA untuk melakukan pemeriksaan doping sebagaimana yang mereka lakukan di masa normal.
“Pembatasan pergerakan yang terjadi di banyak negara menyebabkan gangguan untuk proses pemeriksaan di seluruh dunia,” ucap Cothier.
“Kami melakukan pemeriksaan di 100 negara di seluruh dunia dan ada pembatasan berbeda-beda di setiap negara.. dan pembatasan itu berubah hari ke hari, pekan ke pekan. Jadi, operasi pemeriksaan normal kami terganggu. Kami tetap melakukan pengujian di mana kami bisa tetapi ini adalah gangguan parah, tanpa pertanyaan.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




