Manny Pacquiao Siap Guncang Dunia Tinju di Usia 46 Tahun, Tantang Barrios Demi Sejarah Baru
Leo Farhan | 18 Juli 2025, 17:07 WIB

AKURAT.CO, Manny Pacquiao siap menciptakan kejutan besar dalam comeback-nya. Legenda tinju asal Filipina itu akan menantang juara dunia kelas welter WBC, Mario Barrios, dalam duel bergengsi di MGM Grand, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (20/7) WIB.
Kembali naik ring di usia 46 tahun, Manny Pacquiao menepis anggapan bahwa ia hanya bernostalgia. Ia menegaskan, pertarungan ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi bagian dari ambisinya menulis lembar sejarah baru dalam dunia tinju.
"Saya berlatih seperti saat saya masih berusia 26 atau 29 tahun. Motivasi saya tak pernah berubah, dan disiplin saya tetap seperti dulu," ungkap Manny Pacquiao dikutip laman Channel News Asia.
"Mungkin karena saya lama menjauh dari ring, semangat saya kembali menyala. Ini bukan tentang membuktikan sesuatu, tapi tentang cinta saya pada olahraga ini."
Pacquiao memutuskan pensiun pada 2021 usai menyelesaikan tugas politik sebagai senator Filipina (2016–2022. Ia lalu mencoba peruntungan dalam Pemilihan Presiden Filipina 2022 meski akhirnya gagal.
Kini, empat tahun berselang, petinju berjuluk Pacman itu siap kembali ke atas ring dengan membawa semangat yang sama seperti saat memulai karier profesionalnya.
Sebagai satu-satunya petinju dalam sejarah yang menyabet gelar di delapan divisi berbeda, Pacquiao masih memiliki magnet luar biasa. Ia terakhir mencetak sejarah sebagai juara dunia kelas welter tertua di usia 40 tahun pada 2019 lalu.
"Saya tidak pernah membayangkan masih bisa bertarung di Grand Arena setelah 24 tahun karier. Ini adalah anugerah dari Tuhan, dan saya bersyukur bisa kembali bertarung, memberi hiburan kepada para penggemar," jelas Pacquiao.
Baca Juga: Jika Manny Pacquiao Kalahkan Mario Barrios, Floyd Mayweather Bisa Terpancing Kembali Bertarung
Terkait statusnya yang dianggap bukan unggulan, Pacquiao justru menyambutnya dengan senyuman. Menurutnya hal itu bukanlah sesuatu yang baru baginya.
"Bukan hal baru saya dianggap underdog. Tapi justru di situ saya sering membuat kejutan. Manny Pacquiao selalu punya cara untuk mengejutkan dunia," katanya.
Sementara itu, sang juara bertahan, Mario Barrios, tidak mau "silau" dengan nama besar lawannya. Petinju berdarah Meksiko-Amerika berusia 30 tahun itu membawa rekor mentereng: 29 kemenangan (18 KO) dan hanya dua kekalahan dari total 32 pertarungan profesional.
"Saya sangat menghormati Manny. Dia legenda, dan orang yang disukai banyak pihak. Tapi pada akhirnya, dia hanya lawan lain yang ingin merebut sabuk saya," ucap Barrios.
"Tak peduli seberapa besar nama atau pencapaiannya, di atas ring dia tetap lawan yang harus saya kalahkan."
Pertarungan ini tidak hanya akan jadi ujian fisik, tetapi juga momentum emosional yang bisa mengukir sejarah baru atau menandai titik akhir bagi sang legenda. Dunia akan menyaksikan, apakah Pacquiao masih bisa berbicara di panggung tertinggi tinju dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







