KO di Ronde Kelima Lawan Daniel Dubois, Karier Anthony Joshua di Ujung Tanduk

AKURAT.CO, Daniel Dubois sukses mempertahankan sabuk tinju kelas berat IBF-nya dengan menganvaskan Anthony Joshua pada ronde kelima di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (21/9) setempat.
Bukan hanya meraih kemenangan KO untuk mempertahankan sabuk IBF, Daniel Dubois bahkan membuat Anthony Joshua berulangkali mencium kanvas untuk menghancurkan karier rivalnya tersebut.
Di depan 96.000 penonton yang memadati Stadion Wembley, Daniel Dubois menghentikan perlawanan petinju berusia 34 tahun tersebut dengan pukulan hook kanan. Sekaligus mengamankan kemenangan terbesar sepanjang karier tinju profesionalnya.
Baca Juga: Klaim Sudah Baca Kelemahan Anthony Joshua, Daniel Dubois Bakal Paksa Lawan Bertarung Cepat
"Saya seorang gladiator. Saya seorang pejuang sampai akhir. Saya ingin mencapai level tertinggi dalam olahraga ini dan mencapai potensi saya," kata Dubois sebagaimana dikutip dari BBC.
Saat bel ronde pertama dibunyikan, petinju berusia 27 tahun itu langsung menerapkan pola permainan cepat untuk bisa menjatuhkan Joshua. Namun, itu dianggap juri karena Joshua terpeleset.
Tetapi, Joshua benar-benar dua kali jatuh pada ronde ketiga. Oleksandr Usyk dan Tyson Fury yang menyaksikan dari pinggir ring bahkan tidak percaya bagaimana pertarungan itu berlangsung.
Dubois sangat mendominasi Joshua dan tidak memberikan mantan juara dunia itu kesempatan untuk keluar dari tekanan sampai ronde keempat. Tetapi, AJ sempat mendaratkan pukulan bersih untuk pertamakalinya di ronde kelima.
Baca Juga: Tinju Dunia Pekan Ini: Anthony Joshua vs Daniel Dubois untuk Sabuk IBF di Stadion Wembley
Pukulan tersebut seolah menjadi trigger bagi Dubois untuk bereaksi. Benar saja, hook kanan keras yang dilepaskan sang juara IBF mendarat di wajah Joshua dan menjatuhkannya untuk yang terakhir kali.
Mantan juara dunia asal Inggris itu tersungkur ke lantai dan berusaha untuk kembali bangkit. Namun, ia tidak bisa mengalahkan sepuluh detik hitungan yang diberikan wasit.
Kekalahan ini jelas membuat upaya Joshua untuk kembali menjadi juara dunia yang ketiga kalinya dan kembali ke papan atas divisi kelas berat berakhir dengan cara yang paling dramatis.
AJ memenangi gelar juara dunia pertamanya lebih dari delapan tahun lalu. Ini adalah kekalahan keempat sepanjang karier profesional Joshua. Namun, dia mengisyaratkan bakal tetap bertahan di dunia tinju.
Joshua juga mempunyai klausul untuk memicu pertandingan ulang melawan Dubois. Langkah terakhirnya untuk memastikan bahwa dia masih bisa bertahan di papan atas divisi kelas berat.ola
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia






