Olimpiade Paris: Jatuh tak Bergerak saat Tanding, Pelari Etiopia Dilarikan ke Rumah Sakit

AKURAT.CO, Pelari asal Etiopia, Lamecha Girma, harus dibawa ke rumah sakit setelah terjatuh saat beraksi di nomor halang-rintang 3.000 meter putra cabang atletik Olimpiade Paris 2024.
Berdasarkan video yang beredar di internet, Lamecha Girma jatuh dengan cara yang horor saat melompati gawang di final Olimpiade Paris di Stade De France, Paris, Prancis, Rabu (7/8).
The Guardian menggambarkan bahwa Lamecha Girma jatuh dengan kepala membentur lintasan setelah lututnya menyentuh gawang di laga Olimpiade Paris kali ini. Ia langsung rebah tanpa bergerak dan langsung mendapatkan perawatan medis.
Baca Juga: Presiden Federasi Atletik Internasional tak Jamin Olimpiade Paris Bersih dari Doping
“Menyusul kejatuhannya di nomor lari halang-rintang 3.000 meter, Lamecha Girma mendapatkan perawatan cepat dari tim medis di arena,” kata penyelenggara Olimpiade Paris.
“Pikiran kami menyertainya dan kami harap yang terbaik untuk pemulihan segera. Paris 2024 menjalin hubungan rapat dengan Komite Olimpiade Etiopia untuk mendapatkan kabar tentang kondisinya.”
Pelatih Girma, Teshoma Kebede, mengatakan bahwa atletnya berada dalam kondisi yang baik. Beredar pula foto Girma di rumah sakit yang masih mengenakan jersey lari yang dikenakannya saat bertanding terakhir kali.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Noah Lyles Rebut Emas Lari 100 Meter, Diharapkan Jadi 'The New Usain Bolt'
Selain karena jatuhnya cukup membuat shock, Girma juga merupakan salah satu kandidat peraih emas di olimpiade tahun ini. Ia sudah punya modal perak yang dicapainya di Olimpiade Tokyo 2020.
Bukan hanya itu, Girma saat ini juga merupakan pemegang rekor dunia lari halang-rintang 3.000 meter dengan torehan tujuh menit 23,81 detik. Rekor ini dipecahkannya di kejuaraan Diamond League di Paris, Juni 2023.
Medali emas di Olimpiade Paris untuk halang-rintang 3.000 meter putra akhirnya direbut oleh atlet asal Maroko, Soufiane El Bakkali. Atlet ini menjadi yang terbaik dengan catatan waktu delapan menit 6,05 detik.
Diikuti pelari asal Amerika Serikat, Kenneth Rooks, di posisi kedua yang berhak atas medali perak dengan selisih 0,36 detik. Adapun medali perunggu menjadi milik atlet asal Kenya, Abraham Kibiwot, dengan selisih waktu 0,42 detik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen







