Asian Para Games: Atletik Kembali Sumbang Emas Lewat Ni Made Arianti, Indonesia Masih Di Posisi Tujuh

AKURAT.CO, Kontingen Indonesia kembali menambah satu medali emas pada Asian Para Games Hangzhou 2022. Emas disumbangkan cabang olahraga (cabor) paraatletik lewat Ni Made Arianti Putri yang turun di nomor lari 100 meter T12 putri.
Tampil di Huanglong Sports Center Stadium, Hangzhou, China, Selasa (24/10), Arianti keluar sebagai yang tercepat usai mencatatkan waktu 12,52 detik. Ia mengungguli wakil India, Simran, di tempat kedua dan wakil tuan rumah, Yaqin Shen, di tempat ketiga.
"Alhamdulillah pada pagi hari ini paraatletik bisa menambah medali. Medali emas yang diraih Arianti merupakan sebuah kejutan," tutur pelatih paraatletik Indonesia, Slamet Widodo, melalui keterangan yang diterima Akurat.co.
Baca Juga: Asian Para Games: Tambahan Satu Emas Dari Pararenang, Indonesia Naik Ke Peringkat Ketujuh
"Untuk Arianti memang benar-benar kejutan, karena awalnya dia hanya ditargetkan merebut medali perunggu tetapi justru ia mampu meraih medali emas."
Medali emas yang diraih Arianti ini merupakan emas kedua yang disumbangkan cabor paraatletik setelah di hari pertama, Saptoyogo Purnomo, tampil sebagai yang terbaik saat turun di nomor lari 400 meter T37 putra.
Selain emas, paraatletik Indonesia juga berhasil menambah satu medali perak lewat Eko Saputra yang turun di nomor lari 100 meter T12 putra.
Baca Juga: Asian Para Games: Indonesia Langsung Raih Emas Di Hari Pertama, Menpora Anggap Pertanda Baik
Eko keluar sebagai runner-up usai mencatatkan waktu 11,22 detik atau hanya terpaut 0,05 detik dari wakil Iran, Mehrdad Moradi, yang meraih emas. Sedangkan medali perunggu berhasil diamankan pelari Jepang, Daiki Ishyama, yang menorehkan waktu 11,36 detik
"Medali perak yang diraih Eko telah sesuai dengan apa yang ditargetkan kepadanya," kata Slamet mengomentari capaian Eko.
Di lain sisi, Eko sendiri malah terkejut dengan capaiannya ini. Pasalnya dia hanya menargetkan untuk bisa mengamankan medali perunggu.
"Target awal saya medali perunggu, mungkin target itu cukup berat karena lawan-lawan saya juga sangat berat. Tetapi saya optimistis dan bersyukur bisa mendapat medali perak," kata Eko.
Tambahan satu medali emas dan satu medali perak mengantarkan Kontingen Para Indonesia mengumpulkan total 12 medali dengan rincian tiga emas, empat perak, dan lima perunggu.
Hasil itu mengantarkan tim Merah Putih berada di peringkat ketujuh daftar perolehan medali sementara Asian Para Games Hangzhou 2022 di bawah Jepang yang sejauh ini baru mengoleksi empat emas, tujuh perak, dan 12 perunggu.
Sedangkan posisi puncak masih ditempati tuan rumah, China dengan koleksi total 111 medali lewat rincian 43 emas, 37 perak dan 31 perunggu. Dibayangi Iran dan Uzbekistan yang masing-masing menempati posisi dua dan tiga.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







