Pertarungan Fury vs Usyk Telah Disepakati, Penentuan Siapa Petinju Tak Terbantahkan
AKURAT.CO - Pertarungan tinju kelas berat bersejarah antara Tyson Fury dan Oleksandr Usyk telah ditandatangani dan akan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi.
Namun, detail lengkap termasuk tanggal pertarungan untuk gelar tak terbantahkan di kelas berat itu belum diumumkan secara resmi.
Fury adalah pemilik sabuk juara WBC asal Inggris, sedangkan Usyk adalah petinju Ukraina pemilik sabuk juara WBA, WBO dan IBF.
"Senang akhirnya bisa menandatangani pertarungan ini. Ini adalah pertarungan terbesar yang mungkin dilakukan dalam tinju," kata Frank Warren selaku promotor Tyson Fury dikutip BBC.
"Pertandingan kelas berat selalu memicu imajinasi para penggemar, dan saya yakin ini akan menjadi ajang tinju terbesar abad ini."
Pemenang laga tersebut akan dinobatkan sebagai juara tinju kelas berat pertama yang tak terbantahkan di era empat sabuk juara.
Tanggal yang ditargetkan adalah 23 Desember 2023. Namun, tanggal itu bisa saja diundur ke bulan Januari, awal tahun depan.
Tetapi, sebelum laga perebutan gelar tak terbantahkan itu, petinju berjuluk The Gypsy King itu harus melakoni pertarungan non-gelar melawan bintang MMA, Francis Ngannou, pada 28 Oktober di Riyadh.
Fury harus menghadapi kritik lantaran gagal mencapai kesepakatan dengan Usyk dalam rencana pertarungan di Stadion Wembley, London Inggris, pada bulan April silam.
Batalnya laga tersebut membuat Usyk memilih lawan lain untuk mempertahankan gelarnya dengan menghadapi Daniel Dubois pada bulan Agustus 2023.
Belum ada juara kelas berat tak terbantahkan sejak 1999 ketika Lennox Lewis mengalahkan Evander Holyfield untuk mempertahankan gelar WBA, WBC dan IBF.
"Saya tidak percaya hal ini terjadi (pertarungan Fury vs Usyk), namun hal ini memang terjadi," kata Alexander Krassyuk selaku promotor Usyk.
Pertarungan ini akan menjadi bagian dari acara 'Riyadh Season' sebuah festival acara hiburan yang diadakan di ibu kota Arab Saudi setiap musim dingin sejak pertamakali diadakan pada 2019.
Sejumlah pertarungan besar juga telah terjadi di Saudi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk kemenangan Usyk atas Anthony Joshua pada Agustus 2022 lalu.
"Tyson Fury dan Oleksandr Usyk adalah dua petinju kelas berat terhebat di generasi mereka," kata Bob Arum selaku co-promotor Fury.
"Saya tidak sabar melihat apa yang terjadi ketika mereka naik ring di Riyadh. Mereka adalah talenta istimewa yang layak bersaing memperebutkan hadiah terbesar dalam tinju."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








