AKURAT.CO, Juara dunia tinju kelas berat WBC, Tyson Fury, menyadari bahwa pertarungan melawan Francis Ngannou harus berakhir dengan kemenangan jika ia tak ingin diolok-olok. Sebagai petinju juara dunia, Fury menganggap tak pantas kalah dengan lawan yang datang dari seni beladiri campuran (MMA).
“Jika saya kalah dari petarung MMA saya tidak akan pernah berani menunjukkan wajah saya ke publik lagi,” kata Fury dalam konferensi pers pertama pertarungannya melawan Ngannou di London, Inggris, Kamis (8/9), sebagaimana dipetik dari BBC.
“Itu bakal membuat saya menjadi konyol–orang orang bakal melemparkan itu ke arah saya selamanya.”
Baca Juga: Ayah Tyson Fury Sebut Faktor Mike Tyson Bikin Francis Ngannou Berbahaya
Tyson Fury dijadwalkan menghadapi Francis Ngannou pada pertarungan tinju di Riyadh, Arab Saudi, 28 Oktober mendatang. Pertarungan eksebisi ini akan digelar dilangsungkan sepuluh ronde.
Keputusan Tyson Fury memilih menghadapi Francis Ngannou ketimbang melawan petinju elite seperti Anthony Joshua dan Oleksandr Usyk dikritik oleh para penikmat tinju puritan. Untuk menjawab kritik tersebut, Fury menegaskan bahwa ia bakal berada dalam kondisi terbaik untuk mengalahkan Ngannou.
“Apakah media ingin menganggap ini sebagai gurauan, jangan salah anggap bahwa Tyson Fury tidak akan meninggalkan (laga melawan Ngannou) dan kembali kosong dan saya akan datang sebugar dan sekuat untuk bisa mengalahkan orang ini,” ucap Fury.
"Jika saya tidak (bisa mengalahkan Ngannou) dan saya dijatuhkan, kemudian saya ingin Anda semua menertawakan saya. Itu yang saya inginkan, karena saya pantas mendapatkannya."
Baca Juga: Francis Ngannou: Fury Akan Jatuh Ke Kanvas!
Sementara itu, pertarungan melawan Fury merupakan impian terwujud bagi Francis Ngannou. Petarung asal Kamerun tersebut bahkan dimentori oleh petinju legendaris dunia, Mike Tyson.
“Terlalu buruk baginya, Mike Tyson mencintai saya ketimbang mereka,” kata Ngannou. “Saya memimpikan ini sejak saya anak-anak untuk menjadi seorang petinju. Ini bukan hanya bahwa saya bakal bertinju, tetapi saya bakal bertinju melawan orang yang berada di (puncak) gunung.”
Francis Ngannou, 37 tahun, adalah mantan juara dunia kelas berat MMA yang memilih tak memperpanjang kontraknya dengan UFC pada akhir tahun lalu. Ia mengaku bahwa tawaran bayaran yang didapatkannya dari pertarungan melawan Tyson Fury jauh lebih besar dari yang didapatkannya di sepanjang karier UFC-nya.
Kualifikasi Piala Eropa 2024 merupakan salah satu perhelatan utama yang mengisi jadwal pertandingan internasional malam ini. Setidaknya ada tujuh pertandingan antar negara yang bakal dihelat di seantero Benua Biru–julukan Eropa–pada Jumat (8/9) malam sampai Sabtu dini hari WIB.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









