Sepuluh Tahun Pensiun, Chris John Ternyata Favoritkan Lomachenko

AKURAT.CO, Lebih sepuluh tahun gantung sarung tinju, petarung legendaris Indonesia, Chris John, mengaku masih mengikuti perkembangan tinju dunia. Dari sekian banyak petarung yang masih aktif di pentas dunia saat ini, eks juara dunia kelas bulu WBA itu menjagokan petinju asal Ukraina, Vasiliy Lomachenko.
“Sebenarnya favorit saya Lomachenko, itu juara olimpiade, taktiknya kalau di tinju itu teknik dewa,” kata Chris di Jakarta, Senin (3/7).
Selain Lomachenko, Chris juga memberikan prediksi tentang pertarungan perebutan sabuk juara dunia multigelar kelas welter antara Terence Crawford dan Errol Spence Jr. Kali ini, Chris menjagokan Crawford pada laga yang akan digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, 29 Juli, itu.
“Saya kira masih Crawford ya, pukulannya ganas. Keren itu pertandingan, tapi Crawford killer instinct-nya (baik),” kata Chris.
Chris John sendiri terakhir naik ring di Perth, Australia, 6 Desember 2013, di mana ketika itu ia bertarung menghadapi petarung asal Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka. Pada laga itu Chris kalah di ronde keenam sekaligus kehilangan sabuk juara dunia kelas bulu WBA (Super) yang sudah dipegangnya sejak 2009.
Memulai pertarungan pertamanya pada 4 Juni 1998 di Jakarta, Chris John tercatat sudah melakoni 52 pertarungan dengan 48 kemenangan, sekali kalah, dan tiga kali imbang.
Ia menasbihkan diri sebagai juara dunia pada 26 September 2003 ketika mengalahkan lawan asal Kolombia, Oscar Leon, untuk gelar juara dunia kelas bulu WBA Interim.
Sembari mengingat perjalanan kariernya, Chris John mengatakan bahwa olahraga tinju adalah olahraga yang baik untuk anak-anak. Petinju kelahiran Banjarnegara, Jawa Tengah, 14 September 1979, itu bahkan sudah dilatih oleh ayahnya sejak ia masih berusia lima tahun.
“Saya dari usia lima tahun sudah mulai dilatih Bapak saya, oke itu, olah tubuh semua itu, karena di tinju kita kan melatih dari kaki, tangan, kita melatih gerakan refleks dan strategi pikiran, karena tinju dia harus cerdas, mental, banyak yang bisa didapat,” kata Chris.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





