Akurat Logo

Tim Renang Indonesia Hanya Tambah Satu Perunggu

| 9 Mei 2023, 21:03 WIB
Tim Renang Indonesia Hanya Tambah Satu Perunggu

AKURAT.CO, Hari tak bersahabat kembali menghampiri tim renang Indonesia di SEA Games Kamboja 2023. Pada Selasa (9/5), hanya satu medali perunggu yang mampu dipersembahkan oleh pasukan Michael Piper.

Satu-satunya medali perunggu tersebut didapat oleh perenang muda Angel Gabriella Yus, yang turun di nomor 100 meter gaya punggung putri. Perenang berusia 22 tahun itu finish ketiga dengan catatan waktu 1 menit 3,71 detik.

Angel Gabriella Yus kalah cepat dari peraih medali emas asal Filipina, Teia Isabella Dunlap Salvino (1 menit 1,6 detik) dan Faith Elizabeth Khoo (1 menit 3,68 detik) dari Singapura yang meraih perak.

Namun, Angel Gabriella Yus berhasil mengungguli seniornya yang juga peraih emas SEA Games edisi 2021 (2022) di Hanoi, Vietnam, Flairene Candrea. Flairene diketahui hanya mampu finis di urutan kelima dengan waktu 1 menit 4,6 detik.

Pelatih tim nasional renang Indonesia, Albert Christiadi Sutanto mengatakan, hasil ini di luar prediksi dirinya. Sebab, ia menginginkan Angel dan Flairene bisa sama-sama naik podium.

"Kami merencanakan dua atlet kita, Flairene dan Angel di podium. Kalau satu menit satu detik tadi Filipina menang itu berat. Itu nggak mungkin. Itu perenang juga datang out of nowhere, just came out aja dari Amerika. Jadi memang itu di luar prediksi dan pemantauan kita," kata Albert ketika ditemui usai perlombaan di Sentra Akuatik Stadion Nasional Morodok Techo, Phnom Penh.

"Tapi kalau di perak dan perunggu bisa. Flairene juga mengalami gangguan dalam proses dia menuju SEA Games. Banyak kendala yang dia alami."

Namun demikian, Albert mengapresiasi, bahkan menyanjung keberhasilan Angel. Sebab, sang atlet baru saja berganti nomor dari gaya kupu-kupu dan gaya bebas menjadi gaya punggung.

Perunggu di SEA Games Kamboja 2023 ini pun jadi medali pertama Angel di nomor barunya. Bahkan menurut Albert, Angel sejatinya punya peluang untuk mendapatkan perak.

"Di (final) dia kurang terlalu perform mungkin tegang, karena ada pressure. Tapi tadi pagi (heat) itu waktunya sudah perak. Tapi namanya kompetisi kan ada beban yang berbeda. Final itu ada pressure bagi lomba sekelas SEA Games, kan berat. Banyak yang mengharapkan dia. Banyak yang datang," terang Albert.

"Tapi dia bisa mendapatkan perunggu sih suatu pencapaian luar biasa bagi dia. Ini medali perorangan pertama buat dia. Tahun lalu dia dapat perunggu dari relay dari beregu."

Selain Flairene dan Angel, para perenang Indonesia juga terlibat dalam tujuh nomor yang dipertandingkan untuk medali emas SEA Games Kamboja 2023 pada Selasa (9/5) hari ini.

Mulai dari Azzahra Permatahani dan Gusti Ayu Made Nadya Saraswa di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri dan 400 meter perorangan medley putri; Joe Aditya Wijaya Kurniawan dan Shobrul Malikil Alliim (100 meter gaya punggung putra).

Kemudian Joe dan Nicholas Karel Subagyo (200 meter gaya bebas putra), serta Adellia dan Nurita Monica Sari (100 meter gaya dada putri).

Bahkan Flairene dan Angel juga terlibat dalam nomor terakhir yang dipertandingkan, yakni 4x100 mixed medley relay bersama dengan Joe Aditya dan Muhammad Dwiky Raharjo.

Namun, enam nomor selain 100 meter gaya punggung putri tersebut gagal berbuah medali. Sehingga tim renang Indonesia sampai saat ini baru mengoleksi dua emas, satu perak, dan satu perunggu.

Dua emas yang disumbangkan oleh tim renang Indonesia atas nama Masniari Wolf dan I Gede Siman Sudartawa di nomor 50 meter gaya punggung putri dan putra.[]

Liputan SEA Games Akurat.co didukung oleh BNI, MIND ID, dan Telkomsel.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.