NPC Indonesia: David Jacobs Adalah Panutan Bagi Seluruh Atlet Disabilitas

AKURAT.CO, Jenazah atlet para tenis meja David Jacobs masih menjalani proses autopsi. National Paralympic Committee (NPC) Indonesia selaku induk yang menaungi mendampingi proses tersebut.
David Jacobs dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (28/4) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB. Ia ditemukan tak sadarkan diri di jalur kereta api antara Stasiun Gambir dan Stasiun Juanda, Jakarta.
Tidak diketahui secara penyebab kematian dari David Jacobs. Oleh karena itu, jenazah sang atlet dilakukan autopsi. Proses tersebut dilaksanakan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Jakarta Pusat pada tadi siang.
Berdasarkan pantauan Akurat.co di lokasi, suasana di luar sekitar rumah duka dan tempat autopsi David Jacobs tidak terlalu ramai. Namun keluarga mendampingi, termasuk sang kakak kandung dan juga kakak ipar.
Selain keluarga, hadir di lokasi Wakil Sekretaris Jenderal National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto. Ia mewakili federasi untuk mendampingi proses autopsi sejak siang sekitar pukul 13.00 WIB. Partner David Jacobs di nomor ganda putra, Komet Akbar terlihat datang ke rumah duka RSCM.
Kepergian David Jacobs pun meninggalkan duka mendalam bagi dunia olahraga Indonesia. Terutama para atlet disabilitas Tanah Air.
Menurut Rima, David Jacobs merupakan sosok yang sudah menjadi panutan bagi atlet disabilitas seluruh Indonesia.
"David Jacobs itu benar-benar role model, dia adalah teladan bagi seluruh atlet disabilitas seluruh Indonesia, bukan hanya di NPC saja karena prestasinya sudah di puncak, peringkat dua dunia, juara dua dunia," kata Rima.
"Dia juga punya etos latihan yang sangat disiplin dan juga rendah hati kepada siapapun orang. Dia tidak milih-milih, baik. Jadi kami benar benar kehilangan dengan adanya kejadian ini karena sosok David itu jadi panutan bagi atlet disabilitas. Banyak atlet disabilitas yang cita-citanya seperti David Jacobs."
Sementara itu, pihak keluarga belum berkenan untuk memberikan pernyataan perihal meninggalnya David. Keluarga baru akan bersedia buka suara ketika hasil autopsi sudah keluar dan jenazah disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) sore.
David Jacobs merupakan atlet kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, yang merupakan salah satu atlet para-tenis meja terbaik di Asia. David menorehkan prestasi dengan meraih emas para-tenis meja kategori individual (class 10) Asian Games Incheon 2014 dan Asian Games 2018.
Juga medali emas di Kejuaraan Asia 2015 di Yordania dan 2019 di Taiwan. David juga meraih perunggu di Paralimpiade London 2012 dan Tokyo 2020.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi


