Akurat Logo

IAAF Sebut Atlet Skorsing Doping Bisa Tampil di Olimpiade

Riandar Fata Hudaya | 18 April 2020, 20:30 WIB
IAAF Sebut Atlet Skorsing Doping Bisa Tampil di Olimpiade

AKURAT.CO, Kepala Unit Integritas Atletik Federasi Atletik Dunia (IAAF), Brett Colthier, mengatakan bahwa regulasi mengizinkan atlet yang terkena skorsing doping bertanding di Olimpiade Tokyo 2020 yang bakal dihelat pada 23 Juli – 8 Agustus mendatang.

Reuters menyebut bahwa Clothier mempertimbangkan aturan periode waktu dan bukan event. Jika merujuk pada regulasi Agensi Anti-Doping Dunia (WADA), periode waktu yang biasanya disesuaikan dengan siklus event membuat beberapa atlet akan selesai menjalani masa sanksi pada tahun ini.

“Standar penalti di bawah aturan WADA adalah empat tahun larangan. Dan didesain seperti itu untuk menempelkan ke siklus Olimpiade,” kata Clothier.

“Tapi dalam kasus ini, tentu saja, adalah sebuah anomali bahwa olimpiade mengeluarkan beberapa atlet yang diuntungkan oleh hal itu. Ini situasi yang disayangkan tetapi (hanya) satu yang paling jelas di bawah kerangka hukum yaitu larangan berdasarkan waktu dan bukan menempel pada event tertentu.”

Dengan pernyataan ini, Clothier agaknya mengusulkan WADA melakukan perubahan pada regulasi mereka yang mendasarkan masa hukuman pada event. Pasalnya, penundaan Olimpiade Tokyo adalah yang pertama dalam sejarah selain pembatalan di masa perang Dunia II.

Jika atlet dikenai sanksi pasca Agustus tahun ini, maka periode waktu akan membuat mereka kehilangan dua olimpiade, yakni di Tokyo 2021 dan Paris 2024.  Sementara itu, tidak mudah juga bagi WADA untuk melakukan pemeriksaan doping sebagaimana yang mereka lakukan di masa normal.

“Pembatasan pergerakan yang terjadi di banyak negara menyebabkan gangguan untuk proses pemeriksaan di seluruh dunia,” ucap Cothier.

“Kami melakukan pemeriksaan di 100 negara di seluruh dunia dan ada pembatasan berbeda-beda di setiap negara.. dan pembatasan itu berubah hari ke hari, pekan ke pekan. Jadi, operasi pemeriksaan normal kami terganggu. Kami tetap melakukan pengujian di mana kami bisa tetapi ini adalah gangguan parah, tanpa pertanyaan.”[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.