Akurat Logo

Ayat Tentang Sedekah Jariyah Dan Keutamaannya

Izqi | 27 Juli 2023, 05:00 WIB
Ayat Tentang Sedekah Jariyah Dan Keutamaannya

AKURAT.CO Sedekah jariyah merupakan amalan yang mampu mengalirkan pahala secara terus menerus bagi yang mengamalkannya. Terdapat ayat tentang sedekah jariyah dan keutamaannya yang perlu diketahui.

Sedekah jariyah menjadi salah satu motivasi bagi seseorang yang ingin meraih kebaikannya, sekalipun ia sudah tiada. 

Mengutip berbagai sumber, Rabu (26/7/2023), berikut ini ayat tentang sedekah jariyah:

مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗٓ اَضْعَافًا كَثِيْرَةً ۗوَاللّٰهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُۣطُۖ وَاِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ

Artinya: “Barangsiapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah: 245).

Selain ayat tersebut, sudah ada juga hadis yang menjelaskan sedekah jariyah. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631).

Keutamaan Sedekah Jariyah 

1. Mendapatkan ganjaran harta dan juga pahala yang berlimpah

Allah SWT berjanji akan melipatgandakan harta dan juga pahala bagi umat muslim yang memang ikhlas bersedekah. Hal ini sudah sesuai dengan yang tercantum dalam ayat Al-Quran berikut: 

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pahala) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS. Al-Hadid: 18). 

Jangan takut menjadi miskin karena bersedekah, karena Allah SWT telah berjanji akan melipatgandakannya. 

“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai ada satu biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 261). 

2. Menjauhkan diri dari panasnya api neraka

Tahukah kamu? Apabila sedekah memang mampu menghapus dosa-dosa, maka artinya kita juga semakin siap untuk terhindar dari siksa api neraka.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma.”(Muttafaqun ‘alaih). 

3. Penghapus dosa

Sedekah jariyah telah menjadi amalan yang dapat menghapus seluruh dosa umat muslim, seperti air yang memadamkan api. Memang benar jika kita tidak tahu sebanyak apa dosa yang dimiliki, namun jangan pernah ragu dalam melaksanakan amalan sedekah dalam kehidupan.

Rasulullah Saw bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi). 

4. Mencegah kematian buruk dan memanjangkan usia

Perlu dipahami, memanjangkan usia sebagai keutamaan sedekah jariyah berarti amalan dari orang yang bersedekah akan terus mengalir menjadi pahala yang lebih banyak dari umur hidupnya di dunia ini. Artinya, pahala yang dimiliki akan terus mengalir walau orang tersebut sudah meninggal dunia. 

5. Mendapatkan naungan di hari akhir

Dalam ayat-ayat Al-Quran, Allah SWT sudah memperingatkan tentang kepastian adanya hari akhir atau hari kiamat. Saat itu pula, seluruh manusia akan dibangkitkan kembali dan dikumpulkan di sebuah Padang Mahsyar. 

Saat peristiwa tersebut tiba, akan terjadi jarak matahari yang sangat dekat dengan kepala setiap manusia di bumi sehingga dapat merasakan panas yang luar biasa.

Untuk menghindari itu, salah satu penyelamatan umat manusia adalah amalan yang dapat melindungi kita dari panasnya matahari hari kiamat yang disebut dengan sedekah jariyah.

“Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya (pada hari kiamat) hingga diputuskan di antara manusia atau ia berkata: “Ditetapkan hukuman di antara manusia.” Yazid berkata: “Abul Khair tidak pernah melewati satu hari pun melainkan ia bersedekah padanya dengan sesuatu, walaupun hanya sepotong kue atau bawang merah atau seperti ini.” (HR. Al-Baihqi, Al-Hakim dan Ibnu Khuzaimah). 

Itulah penjelasan lengkap mengenai ayat tentang sedekah jariyah dan juga sejumlah keutamaannya yang penting.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Izqi
P