Akurat Logo

5 Fakta Hilangnya Kapal Selam Titan Saat Berwisata Di Reruntuhan Titanic

Izqi | 23 Juni 2023, 18:13 WIB
5 Fakta Hilangnya Kapal Selam Titan Saat Berwisata Di Reruntuhan Titanic

AKURAT.CO Beberapa hari ini, kita baru saja dikejutkan dengan peristiwa hilangnya kapal selam Titan yang menjadi perhatian publik. Sejak saat itu, mulai banyak bermunculan fakta hilangnya kapal selam Titan yang diketahui sedang berwisata ke reruntuhan kapal pesiar Titanic di Samudera Atlantik.

Setelah beberapa hari hilang kabar, rencananya akan tetap dilakukan pencarian yang masih terus berlanjut hingga melibatkan banyak pesawat dan kapal sejumlah negara.

Seorang penjaga Pantai Amerika Serikat menjadi salah satu pemimpin pencarian kapal Titan.

Mengutip berbagai sumber, Jumat (23/6/2023), berikut ini penjelasan lengkap mengenai fakta hilangnya kapal selam Titan saat sedang menjalankan misi mencari kapal Titanic.

Fakta Hilangnya Kapal Selam Titan

1. Asal usul kapal selam Titan

Bagi yang belum tahu, kapal selam Titan merupakan hasil produksi dari sebuah perusahaan pariwisata laut dalam.

Badan dari kapal selam Titan memiliki panjang sekitar 22 kaki yang dapat menampung seorang pilot dan empat penumpang.

Kapal selam Titan dikhususkan untuk mengunjungi bangkai kapal pesiar Titanic dengan membawa penumpang.

Untuk melihat kapal karam terkenal itu, penumpang perlu mengeluarkan biaya sebesar USD250.000. 

2. Kronologi hilangnya kapal selam Titan

Kabarnya, kapal selam Titan diperkirakan mulai turun di hari Minggu pagi untuk menuju lokasi karamnya Titanic. Namun saat dalam perjalanan Titan kehilangan kontak dengan Polar Prince sekitar 1 jam 45 menit setelahnya.

Setelah putusnya komunikasi tersebut, keberadaan kapal selam Titan tidak diketahui lagi keberadaannya masih di bawah laut atau sudah naik ke atas permukaan.

Tim pencarian langsung bergegas mengingat oksigen yang dimiliki kapal Titan sangat terbatas.

3. Penumpang yang naik adalah miliarder

Seperti yang dikatakan sebelumnya, penumpang yang hendak pergi ke wisata reruntuhan kapal Titanic akan dikenakan biaya. Jika dirupiahkan, maka biaya tersebut sekitar Rp3,7 miliar. 

Dari tarif yang terbilang besar tersebut tentu saja para penumpang bukanlah orang biasa melainkan para miliarder.

Termasuk orang-orang yang ikut di dalam kapal selam Titan yaitu miliarder asal Inggris, Hamish Harding, hingga pengusaha Pakistan-Inggris, Shahzada Dawood dan anaknya Sulaeman.

4. Upaya pencarian yang dilakukan

Amerika Serikat dan Kanada sudah mencoba menurunkan pencarian bantuan menggunakan kapal dan pesawat. Namun, gabungan tim tersebut juga menghadapi tantangan tersendiri.

Tantangan tersebut berkaitan dengan penyebab pasti hilangnya Titan yang diketahui. Atas dasar itu, maka menghambat penentuan lokasi penyisiran area yang dilakukan tim pencari.

Selain itu, kedalaman laut mencapai 13.000 kaki juga memiliki kesulitan tersendiri.

Tak ingin kapalnya menjadi korban berikutnya, maka tim pencari juga akan lebih berhati-hati dan waspada selama terjun ke dalam laut.

5. Spesifikasi dari kapal selam Titan

Titan dirancang dengan panjang sampai 22 kaki.

Fakta hilangnya kapal selam Titan juga sebenarnya sudah diuji tes bahwa bisa bertahan di bawah air selama kurang lebih 96 jam. 

Kapasitas kapal itu juga cukup untuk lima orang penumpang termasuk pengemudi.

Kapal selam Titan juga memiliki performa bagus untuk menyelami kedalaman hingga 4.000 meter di bawah permukaan laut dan kecepatan tiga knot atau 5,5 kilometer per jam. 

Titan yang dijadikan kapal wisata juga sudah lengkap dengan adanya peralatan video dan fotografi dengan resolusi 4K yang dipasang secara internal maupun eksternal. Tak heran jika biaya menggunakan kapal selam Titan, sangatlah mahal dan eksklusif.

Itulah penjelasan lengkap mengenai fakta hilangnya kapal selam Titan saat menuju reruntuhan tenggelamnya kapal pesiar Titanic.

Meski wisata tersebut sangatlah unik dan mencuri perhatian, namun sepertinya perlu pengawasan yang ketat agar lebih aman bagi penumpang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Izqi
P