Akurat Logo

10 Fakta Baru Paus Orca, Rela Berkorban Seumur Hidup?

Izqi | 21 Februari 2023, 11:36 WIB
10 Fakta Baru Paus Orca, Rela Berkorban Seumur Hidup?

AKURAT.CO, Paus orca merupakan paus pembunuh yang dikenal sebagai predator yang menguasai lautan. Siapa sangka, paus pembunuh ini justru menjadi salah satu paus yang akan berkorban seumur hidup untuk anak jantannya di laut Pasifik Utara. Ternyata, paus orca memiliki ikatan kekeluargaan yang sangat dekat sepanjang hidup mereka.

Paus orca memiliki sifat yang berbeda dari lahir. Jenis anak orca perempuan akan tumbuh mandiri saat dewasa. Berbeda dengan anak-anak orca jantan, mereka akan bergantung hidup terus dengan ibunya. Bahkan, anak orca jantan menuntut untuk berbagi makanan yang ditangkap dari induk betinanya.

Fakta baru paus orca si raja lautan

Dilansir dari berbagai sumber, Selasa (21/2/2023), diketahui beberapa fakta tentang paus orca yang dikenal sebagai paus pembunuh, yaitu:

1. Induk betina paus orca rela berkorban untuk anak jantannya

Diketahui dari sebuah penelitian, induk betina dari orca akan berkorban seumur hidup untuk anak jantannya. Alasannya adalah ikatan yang erat dari suatu hubungan keluarga di kehidupan paus orca. Namun, keadaan ini akan berdampak buruk di masa depan karena keberadaan paus orca akan terancam punah. Melihat peluang orca betina untuk bereproduksi semakin sulit karena orca jantan yang terus bergantung hidup kepada induknya.

2. Orca betina hidup lebih mandiri

Induk orca betina selalu memberikan energi dan usaha yang besar hingga membahayakan kesehatan mereka sendiri untuk kehidupan anak-anaknya. Anak orca jantan dikenal sangat manja dan tidak bisa hidup mandiri, lain halnya dengan orca betina yang bisa hidup mandiri ketika mereka masuk umur dewasa.

3. Paus orca terancam punah

Saat ini, populasi orca mulai terancam punah dari dunia. Karena hal tersebut, mulai ada penelitian tentang populasi orca yang hidup di laut antara Vancouver (Kanada) dan Seattle (Amerika Serikat). Yang diketahui, terdapat 73 paus orca yang tersisa dan hampir punah. Oleh sebab itu, para peneliti ingin membantu para orca betina untuk bereproduksi lebih banyak lagi dan melindungi keberadaan mamalia laut ini.

4. Orca betina akan berhenti bereproduksi saat mendapat anak jantan

Paus orca memang dikenal sebagai paus pembunuh yang sangat kuat dan cerdas. Untuk menjadi penguasa lautan, orca jantan tak harus hidup mandiri karena selalu ada ibunya di sisinya yang menjadi sosok luar biasa. Karena hal ini, dari penelitian diketahui peran penting betina orca akan berhenti bereproduksi di separuh hidupnya karena mereka rela berkorban seumur hidup untuk anak orca jantan. Bahkan mereka rela memberi makan anak jantannya makanan yang mereka dapatkan secara mandiri.

5. Kehidupan sosial yang kompleks

Ternyata bukan hanya manusia yang memiliki kehidupan sosial, paus orca juga memiliki kehidupan sosial yang kompleks dari mulai keluarga orca yang sangat menakjubkan. Dari hasil penelitian, memang benar induk orca betina rela membesarkan anak jantannya selama bertahun-tahun.

Oleh karena itu, paus orca dikatakan sebagai paus pembunuh yang rela berkorban seumur hidupnya untuk menjaga anak orca jantannya agar tetap hidup.

6. Tidur dengan satu mata yang tertutup

Cara paus orca tidur yaitu dengan menutup sebelah matanya saja. Jika yang menutup sebelah kiri, berarti otak kanannya yang sedang tidur. Begitupun sebaliknya untuk tidur bergantian. Hal ini dilakukan karena mereka harus sesekali ke permukaan air untuk bernapas. Selain itu, posisi mata orca bukanlah pada bagian putih dari tubuhnya, letak matanya tidak berada di bagian putih tersebut.

7. Tidak bisa mencium

Walaupun orca dikenal sebagai paus pemburu yang menakutkan, namun kelemahan mereka berada pada penciuman yang tidak berfungsi dengan baik. Hal ini dikarenakan paus orca tidak memiliki organ penciuman ataupun bagian otak yang menjadi penerima bau. Karena kelemahannya berada pada penciuman, orca tetap memiliki penglihatan dan pendengarannya yang sangat baik melebihi kemampuan anjing dan kelelawar.

8. Memiliki bahasa sendiri untuk berkomunikasi sesama orca

Paus orca merupakan kelompok mamalia di lautan yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi meskipun dikenal sebagai paus pembunuh. Mereka akan berkumpul untuk membentuk suatu kelompok besar yang dibagi menjadi kelompok kecil. Saat mereka melakukan berburu dan tidur, orca akan bersama-sama lagi dengan kelompoknya. Mereka juga melakukan komunikasi saat mengalami masalah dan akan berkabung saat anggotanya ada yang mati. Mereka berkomunikasi menggunakan suara seperti peluit yang bernada tinggi dan melalui sentuhan.

9. Makanan paus orca

Tidak ada hewan laut yang berani menantang paus orca untuk dijadikan mangsa. Orca akan memangsa ikan, anjing laut, cumi-cumi, burung, hiu, hingga paus jenis lainnya.

Ada juga beberapa orca yang memilih-milih makanan, namun kamu tidak perlu khawatir karena manusia bukanlah kategori mangsa dari orca.

10. Cara berburu paus orca

Dalam berburu mangsanya, orca memiliki teknik yang berbeda dari hewan pada umumnya. Seperti menangkap anjing laut, paus orca harus menuju pantai untuk melompat dari air ke laut supaya mendapatkan anjing laut. Selain itu, orca juga dapat bekerja sama untuk memangsa ikan yang lebih besar atau kelompok ikan lainnya. 

Itulah beberapa fakta tentang paus orca yang dikenal sebagai paus pembunuh namun memiliki jiwa sosial tinggi terhadap keluarganya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Izqi
P