Viral Pelamar Kerja Semprot HRD: 'Gunakan Sopan Santun dan Jaga Profesionalitas'

AKURAT.CO Sebuah tangkapan layar percakapan melalui pesan singkat yang diduga dilakukan oleh seorang pelamar kerja dan HRD sebuah perusahaan, mendadak menjadi perbincangan warganet Twitter.
Hal tersebut bermula dari akun Twitter @ardimarvianto yang membagikan tangkapan layar isi percakapan tersebut. Dalam percakapan itu, terlihat awalnya pelamar kerja protes karena menilai HRD tersebut tidak sopan.
"Sore, Ibu HR yang terhormat. Lain kali tolong dipergunakan sopan santun kepada pelamar pekerjaan. Terima kasih," tulis pesan yang diduga dari pelamar kerja.
Tidak berhenti di situ, pelamar kerja itu juga memprotes kenapa dirinya tidak lolos seleksi. Menurutnya, meski dirinya tidak memenuhi syarat yang tertera, namun ia mampu mengerjakan pekerjaan tersebut.
"Saya memenuhi syarat. Walaupun saya belum pernah sebagai pelaksana, namun saya punya pengetahuan piling, maka saya melamar. Semoga mendapatkan kandidat yang sesuai," lanjut si pelamar kerja.
Mendapat pesan demikian, HRD tersebut pun kemudian membalas pesan dengan menjelaskan alasan si pelamar kerja tidak diterima.
"Anda tidak baca benar-benar syarat lowongan kerja. Itu namanya merepotkan perusahaan saya. Karena sudah dengan jelas kami tulis syarat lowongan kerja minimal 3 tahun sebagai pelaksana pemancangan pondasi diesel hammer. Kalo melamar harus profesional terutama untuk perusahaan yang bukan perusahaan kecil," balas HRD.
Belum berakhir, si pelamar kemudian kembali membalas pesan HRD tersebut dengan mengatakan sang HRD tidak memiliki attitude yang profesional.
"Siap, namun perlu dicatat, HR adalah image pertama untuk menilai sebuah perusahaan. So, keep your professional attitude, Madam," balas pelamar kerja.
"Kalau begitu, Anda juga tidak membaca CV saya, ya? Jika memang sudah, berarti seharusnya Anda tidak menghubungi saya," pungkas pelamar kerja itu.
Dimarahin boss Dimarahin rekruter @hrdbacot #lokercot pic.twitter.com/GHVdXIanYZ
— Ar (@ardimarvianto) June 14, 2022
Unggahan akun @ardimarvianto soal debat antara pelamar kerja dan HRD pun menuai beragam komentar warganet. Tidak sedikit yang mendukung pelamar kerja tersebut.
"Astaga, sebagai seorang HR saya malu baca ini," tulis @Hihollamy.
"Ini bagus sih. Apalagi kalau si pelamar kerja mempunyai kualitas diri yang bagus. Orang-orang yang kerja sebagai HR harus sadar, itu company bukan punya dia. Jadi nggak usah marah-marah atau sok-sokan nggak jelas juga. #pengalaman banget," komentar @khdjhamelia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan




