Gencarkan UMKM, Mak Ganjar Kalteng Gelar Pelatihan Membuat Serbuk Jahe Merah Bagi Warga

AKURAT.CO Sukarelawan Mak Ganjar Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan berbagai kegiatan positif kepada masyarakat luas.
Salah satunya, yaitu dengan menggelar pelatihan membuat serbuk jahe merah bagi mak-mak di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (26/5/2023).
Koordinator Wilayah Mak Ganjar Kalteng Lilis mengatakan, diadakannya kegiatan ini bertujuan untuk menambah keterampilan warga dalam mengolah tanaman herbal tersebut menjadi produk bernilai jual.
Jahe merah sengaja diracik dalam bentuk serbuk agar semakin mudah dikonsumsi dan dipasarkan secara luas.
"Pelatihan ini kami rasa cukup bagus untuk memberi ilmu baru untuk mak-mak yang berada di Desa Sungai Bakau ini, kami adakan yaitu tata cara pembuatan jahe merah menjadi serbuk," ujar Lilis.
Diketahui, rempah-rempah jenis jahe merah mulai primadona menjadi obat herbal andalan warga saat pandemi Covid-19 melanda.
Minuman herbal berkhasiat tersebut terbukti cukup ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta menangkal diri dari berbagai macam jenis penyakit.
Sejak saat itu, jahe merah terus dimanfaatkan warga menjadi olahan minuman untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sehingga, ini dapat dijadikan peluang bisnis yang sangat menguntungkan untuk meraup cuan.
"Harapan kami semoga kegiatan ini bermanfaat untuk mak-mak yang berada di Desa Sungai Bakau dan bisa nantinya meningkatkan perekonomian keluarga. Karena di mana serbuk jahe merah ini kami percaya cukup bagus untuk stamina dan juga untuk mengobati berbagai macam penyakit," jelas Lilis.
Ratusan warga yang hadir dalam kesempatan tersebut tampak sangat antusiasme untuk mengikuti pelatihan. Sebelum praktik membuat serbuk jahe merah dimulai, mereka meneriakkan yel-yel "Mak Ganjar selalu di hati, Ganjar Presiden harus jadi".
Semangat mereka terlihat makin bertambah saat meneriakkan yel-yel "Ganjar di hatiku, Pak Ganjar pilihanku, ku yakin Presiden ku Bapak Ganjar" yang terdengar menggema ke seluruh sudut ruangan.
Adapun proses pembuatan serbuk jahe merah cukup simpel, yaitu dimulai dengan mengupas kulitnya lalu dipotong menjadi bagian kecil-kecil kemudian dicuci bersih. Setelah itu, dihaluskan menggunakan blender sebelum akhirnya disaring dan dimasak.
Apabila ingin mengolahnya menjadi STMJ tinggal ditambahkan saja susu bubuk, kuning telur, dan juga madu.
"Setelah kami saring lalu proses air jahenya dimasak dan nanti ditunggu berapa lama dimasukkan gula pasir sehingga dia nanti menjadi serbuk," ungkap Lilis.
Nurlaila (51), salah seorang warga yang ikut serta dalam pelatihan itu mengapresiasi pelatihan yang dihelat para sukarelawan.
Menurut dia, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi kalangan mak-mak yang ingin menghasilkan pundi-pundi rupiah walau hanya dikerjakan dari rumah.
"Saya sangat berterima kasih sekali kepada tim dimana ini adalah merupakan pengalaman bagi kami yang sangat baik," kata Nurlaila.
"Ya, sangat menyenangkan sekali. Mudah-mudahan ke depannya ada pelatihan-pelatihan lagi yang membantu kami bisa memajukan perekonomian keluarga kami, terutama kami ibu-ibu di desa," lanjut dia.
Nurlaila berharap kegiatan positif yang serupa dapat digelar kembali di wilayah tersebut. Selain itu, dia juga mendoakan agar Ganjar Pranowo bisa terpilih menjadi presiden penerus estafet perjuangan Joko Widodo dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.
"Beliau begitu ramah tamah apalagi kepada kita rakyat kelas bawah, begitu merakyat (seperti Jokowi). Dan juga harapan kami sebagai golongan bawah ini beliau bisa membimbing dan memimpin kita ke depannya untuk menjadi negara yang lebih maju. Berharap beliau bisa menjadi presiden untuk tahun 2024," ungkap Nurlaila.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini

