Belajar Tradisi dan Budaya Cirebon, Alam Ganjar Datangi Sanggar Seni dan Pusat Batik Trusmi

AKURAT.CO Muhammad Zinedine Alam Ganjar terlihat tengah mengunjungi sejumlah titik seni dan budaya khas Cirebon. Dalam pantauan, Alam kedapatan datang ke Sanggar Seni Kelapa Jajar dan Pusat Batik Trusmi, Minggu (24/12/2023).
Pada titik pertama, Alam Ganjar datang dan meilhat pertunjukan seni tari dari Sanggar Seni Kelapa Jajar di Kanoman, Pekalipan, Cirebon, Jawa Barat.
Alam disambut oleh tarian khas setempat, di sana Alam terlihat menikmati gerakan demi gerakan yang dilakukan oleh para penari tersebut.
Sanggar Seni Tari Kelapa Jajar telah berhasil meneruskan dan memperkenalkan sanggar kepada masyarakat sampai sekarang, sehingga seni tradisi yang menjadi khas Cirebon ini masih bisa dinikmati, bahkan bisa dipelajari generasi muda sebagai penerus.
Baca Juga: Di Depan Jemaat Katedral, Mahfud MD: Semua Agama Mengajarkan Kebaikan
Tak heran dari keuletan dan keikhlasan, sanggar seni tersebut telah dipercaya untuk melakukan berbagai pementasan, baik untuk sosial, adat dan keagaamaan, maupun pementasan dalam suatu parade atau ajang festival-festival kebudayaan di seluruh kota.
Selain seni tari, Alam pun datang untuk melihat pusat kebudayaan batik yang selama ini menjadi identitas Kota Cirebon, yakni batik Trusmi. Alam pun diajari bagaimana sejarah dan mencoba mempraktikkan pembuatan batik trusmi.
Batik Trusmi Cirebon merupakan salah satu batik yang terkenal di Indonesia. Lokasi pembuatannya terpusat di Kecamatan Plered, sekitar empat kilometer di sebelah barat pusat Kota Cirebon, Jawa Barat. Kepopuleran ini membuat daerah asalnya mendapat julukan Kampung Batik Trusmi.
Tak heran, Alam pun datang dan mengungkapkan kekagumannya selama dirinya mempelajari tradisi dan budaya Cirebon. Terlebih lagi, ini pengalaman pertamanya datang dan mengenal langsung ke khasan dari kota Cirebon.
Baca Juga: Merasa Difitnah Ketua KPU, Roy Suryo Siapkan Jalur Hukum
"Rasanya kultur ini bisa menjadi satu episentrum bagaimana Cirebon bisa mengangkat pariwisatanya karena aku lihat ini sangat potensi sangat besar, sehingga di kemudian hari, Cirebon ini bisa jadi salah satu destinasi yang diburu masyarakat," pungkas Alam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









