Akurat Logo

4 Perbedaan Buku Fiksi Dengan Nonfiksi, Lengkap Jenis Dan Contohnya

| 12 Juni 2023, 23:00 WIB
4 Perbedaan Buku Fiksi Dengan Nonfiksi, Lengkap Jenis Dan Contohnya

AKURAT.CO Buku fiksi sering kali diartikan tertukar dengan buku nonfiksi. Kedua buku ini memiliki makna dan jenis serta contohnya masing-masing. Seperti dikutip dari beberapa sumber (Senin, 12/6/2023), inilah perbedaan buku fiksi dengan nonfiksi.

Pengertian Buku Fiksi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), fiksi merupakan cerita yang sengaja dibuat berdasarkan keinginan atau imajinasi seorang penulisnya. Artinya, buku fiksi adalah buku yang berisi cerita rekaan, khayalan atau tidak berdasarkan kenyataan. 

Lebih lanjut, karya cerita fiksi merupakan karya cerita yang dibuat penuliis berdasarkan imajinasinya. Karya fiksi biasanya menargetkan emosi pembaca dan memiliki amanat atau pesan moral tertentu. 

Perbedaan Buku Fiksi dengan Nonfiksi 

1. Tujuan utama buku

Perbedaan buku fiksi dengan nonfiksi yang pertama adalah terletak pada tujuan utama kedua buku tersebut. Buku fiksi umumnya ditulis dengan tujuan untuk mneghibur pembaca. Sedangkan, buku nonfiksi lebih untuk menyampaikan informasi atau pengetahuan yang diangkat sebagai topik pada pembaca. 

2. Sifatnya

Selanjutnya, perbedaan buku fiksi dengan nonfiksi adalah dari sifatnya. Umumnya, buku fiksi bersifat subjektif, maksudnya adalah si pengarang bebas untuk memasukkan pendapat, perspektif dan imajinasi pengarang. Sementara buku nonfiksi lebih bersifat objektif karena pengarang tidak dapat menambahkan pendapat apalagi imajinasi. 

3. Sudut pandang

Selanjutnya, perbedaan buku fiksi dengan nonfiksi adalah dari segi sudut pandang. Buku fiksi memiliki beragam sudut pandang penceritaan. Sedangkan buku nonfiksi memakai sudut pandang yang paten yaitu sudut pandang pengarang. 

4. Kandungan dalam buku

Terakhir, perbedaan buku fiksi dengan nonfiksi terletak dalam kandungan yang ada di dalam buku tersebut. Buku fiksi memiliki kandungan cerita khayalan berdasarkan imajinasi pengarang, seperti tokoh, alur, latar dan dialog. Sedangkan buku nonfiksi merupakan jenis buku dengan informasi yang benar dan sesuai fakta atau kenyataan. 

Jenis Buku Fiksi dan Contohnya

1. Cerita pendek

Jenis buku fiksi yang pertama adalah cerita pendek. Cerita pendek atau cerpen adalah salah satu jenis prosa yang isi ceritanya bukan berasal dari kejadian nyata. 

Berikut contohnya:

  • Corat-coret di Toilet karya Eka Kurniawan
  • Kemarau karya Andrea Hirata
  • Kado istimewa karya jujur Prananto
  • Lelaki sejati karya Putu Wijaya
  • Dunia Gorda karya Seno Gumira Ajidarma

2. Legenda

Selanjutnya, jenis buku fiksi adalah legenda. Legenda merupakan dongeng yang menceritakan asal-usul tempat, kejadian alam atau bagaimana suatu fenomena bisa terjadi. Legenda biasanya akan memiliki keajaiban di dalam ceritanya. 

Berikut contohnya:

  • Tangkuban perahu
  • Roro jonggrang
  • Danau toba

3. Novel

Terakhir, jenis buku fiksi adalah novel yang merupakan cerita berbentuk prosa yang menyajikan permasalahan secara komplek dengan penggarapan unsur-unsurnya secara lebih luas dan rinci. 

Contoh buku fiksi jenis novel:

  • Bumu manusia karya pramoedya Ananta Toer
  • Laut bercerita karya Leila S. Cudori 

Itulah perbedaan buku fiksi dengan nonfiksi lengkap jenis juga contohnya. Semoga membantu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.