Generasi Muda Wajib Tahu! Ini Pengertian Slow Living Dan Contoh Penerapannya

AKURAT.CO Slow living merupakan salah satu pilihan yang dilakukan seseorang untuk menjalani hidup lebih santai dari sebelumnya. Slow living juga lebih memprioritaskan mental diri sendiri dengan tidak terlalu memikirkan pencapaian orang lain. Untuk itu, kenali lebih jauh apa itu slow living dan contoh penerapannya.
Dikutip dari beberapa sumber pada Jumat (26/5/2023), inilah pengertian slow living dan contoh penggunaannya dalam kegiatan sehari-hari.
Apa itu slow living?
Slow living merupakan salah satu konsep melambatkan kecepatan laju dalam hidup yang dijadikan pilihan oleh seseorang. Seseorang yang memilih melakukan slow living cenderung ingin menikmati hidupnya tanpa tergesa-gesa serta lebih menghargai hal-hal sederhana yang sering terlewatkan.
Setiap orang yang memutuskan untuk melakukan slow living percaya bahwa mereka akan mendapatkan akal sehat serta bahagia meskipun alasannya sederhana.
4 Contoh penerapan slow living
1. Menikmati waktu hening di pagi hari
Cara untuk menerapkan slow living yang bisa dilakukan adalah dengan menikmati waktu hening di pagi hari. Umumnya, orang-orang akan tergesa-gesa agar secepat mungkin berangkat atau memaksakan diri untuk berangkat bekerja. Dengan memutuskan menerapkan slow living, kamu bisa menikmati pagi lebih lama dan dapat membuat hari yang kamu jalani lebih baik.
2. Membuang barang yang tidak penting
Selanjutnya, contoh penerapan slow living yang bisa dilakukan adalah dengan membuang barang yang tidak penting. Dengan membuang barang-barang yang tidak lagi berguna di lemari atau di meja dapat membuat kamu lebih fokus terhadap apa yang penting. Cara atau contoh penerapan slow living yang satu ini terdengar sederhana tetapi sulit dilakukan karena kebiasaan lama yang sulit diubah.
3. Buat waktu untuk diri sendiri
Contoh penerapan slow living adalah dengan menyempatkan waktu untuk sendiri. Biarkan diri sendiri menghargai kehidupan lebih dari sebelumnya. Lakukan navigasi ke arah yang ingin dituju. Temukan hal-hal yang bisa membuat kamu bahagia.
4. Kurangi bermain media sosial
Terakhir, slow living yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari atau mengurangi penggunaan media sosial. Media sosial hanya membuat kamu merasa tertinggal dan jauh tidak berharga dibanding orang lain. Untuk itu, hadirnya media sosial harus dibatasi agar slow living dapat dijalankan.
Itulah apa itu slow living dan contoh penerapannya. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




