Mahkota Bunga Putri Charlotte Dan Kate Middleton Curi Perhatian Di Penobatan Raja Charles, Ternyata Ini Maknanya

AKURAT.CO Putri Charlotte dan sang ibu, Kate Middleton kompak mengenakan mahkota bunga perak dalam momen penobatan Raja Charles III.
Penampilan keduanya memang sedikit berbeda dengan tradisi Kerajaan Inggris, ketika para bangsawan perempuan biasanya memakai mahkota tiara bertabur permata.
Namun hiasan kepala ibu dan anak ini tidak kalah istimewa karena sebenarnya memiliki makna yang penting.
Putri Charlotte memakai mahkota bunga kristal yang terbuat dari emas batangan halus, karya Jess Collet dan Alexander McQueen.
Busana anak perempuan berusia delapan tahun itu berupa jubah putih dengan sulaman yang menampilkan motif mawar, thistle, daffodil, dan shamrock, yaitu empat bunga nasional Inggris Raya.
Desain hiasan kepalanya sengaja dibuat senada dengan sang ibu, Princess of Wales yang juga memilih diadem dengan detail rumit tersebut sebagai penggantu tiara.
Dikutip dari Vogue, desain mahkota yang dipakai oleh keduanya tampak mengacu pada motif yang digunakan selama rangkaian penobatan, yakni Green Man.
Green Man adalah karakter kuno dari cerita rakyat Inggris, yang melambangkan musim semi dan kelahiran kembali. Sering kali digambarkan memakai mahkota dari kayu ek, ivy, dan hawthorn, dan bunga lambang.
Raja Charles sendiri dikenal memiliki minat mendalam pada alam, berkebun dan upaya melestarikan lingkungan.
Jadi, tak heran jika cucu dan menantunya memilih motif botani seperti itu sebagai cara yang unik dan visual untuk memberi penghormatan pada raja baru Inggris ini.
Kate Middleton juga dikabarkan memilih mahkota bunga yang jauh lebih sederhana dibandingkan mahkota tiara yang gemerlap. Hal itu tersebut sebagai bentuk kesederhanaan dengan kondisi ekonomi Inggris yang belakangan ini kurang baik.
Pilihannya dinilai bukan saja bijak dan merakyat namun juga indah, modern serta tetap kaya akan makna.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK

