Akurat Logo

Ariel Tatum Tampil Seksi dalam Balutan Korset Merah dan Kain Sutra

Sutan faisal | 10 Oktober 2022, 19:18 WIB
Ariel Tatum Tampil Seksi dalam Balutan Korset Merah dan Kain Sutra

AKURAT.CO, Tampil memukau di panggung ‘Le Défilé L’Oréal Paris’ yang menjadi rangkaian perhelatan Paris Fashion Week beberapa waktu lalu sukses mencuri perhatian publik, Ariel Tatum cantik dalam balutan gaun merah dengan belahan dibagian bawah yang memperlihatkan kaki indahnya.

Ariel Tatum di runway Paris Fashion Week ‘Le Défilé L’Oréal Paris’

Baru-baru ini, want berusia 25 tahun itu kembali menjadi sorotan saat menghadiri after party Le Défilé L’Oréal Paris, pada 2 Oktober 2022 yang bertepatan dengan Hari Batik Nasional. 

Potret cantik Ariel diunggahnya pada media sosial Instagramnya, @arieltatum. Dengan bangga ia memperkenalkan budaya Indonesia dengan mengenakan kain sutra tenun karya desainer Iwan Tirta yang dipadukan dengan korset merah rancangan Eddy Betty.

Seperti diketahui, kain sutra tenun yang ia kenakan bernama ‘Sekar Simbaran’.

Sekar sendiri melambangkan kecantikan dan keindahan. Sedangkan Simbaran melambangkan salah satu motif batik Banyumas, Jawa Tengah, yang terinspirasi dari tumbuhan yang sering dijumpai di pohon kelapa, bebatuan, atau tepi tebing.

Penampilan Ariel makin menarik dengan bebrapa aksesoris yang ia kenakan di tubuh indahnya. Perhiasan dari brand lokal Tulola seperti bros, gelang, dan anting. 

Ariel Tatum dalam balutan kain sutra dan korset merah

“Seketika jatuh cinta ketika pertama lihat motif batik ini. Yang ternyata mengandung filosofi serupa dengan bros, gelang, dan juga anting yang kami pilih, yaitu Akar Beringin,” tulis Ariel dalam caption unggahan fotonya di Instagram.

Untuk riasan wajah, Ariel Tatum tampak memilih makeup bold dengan lipstik merah. Sementara mahkota indahnya dibiarkan tergerai.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.