Akurat Logo

5 Mitos Kuyang, Hantu Legendaris Kalimantan yang Incar Ibu Hamil

Ariswan | 28 Agustus 2019, 12:46 WIB
5 Mitos Kuyang, Hantu Legendaris Kalimantan yang Incar Ibu Hamil

AKURAT.CO, Baru-baru ini, tagar #Kuyang yakni hantu legendaris dari pulau Kalimantan menjadi trending di media sosial Twitter. Berbagai cuitan pun ditulis oleh warganet mengenai hantu ini, mulai dari berbagi pengalaman melihat hantu tersebut hingga meme kocak si hantu.

Konon, kuyang berasal dari Kalimantan. Namun, mitos tentang hantu tersebut juga berkembang di Sumatera dan Bali. Di Sumatera, kuyang disebut dengan hantu palasik, sedangkan di Bali disebut dengan nama leak.

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 mitos tentang kuyang.

1. Jelmaan perempuan penganut ilmu hitam

Konon, masyarakat percaya bahwa kuyang merupakan jelmaan seorang perempuan yang menuntut ilmu hitam. Ia berwujud siluman kepala manusia dengan organ dalam yang menjuntai keluar tanpa terbungkus kulit.

2. Memangsa darah bayi

Menurut rumor yang beredar, hantu yang satu ini diketahui sering 'memangsa' ibu hamil, serta meminum darah bayi atau darah wanita setelah melahirkan. Biasanya, kuyang akan melakukan aksinya tersebut pada malam hari.

3. Menyerang korban saat tidur

Mitosnya, kuyang menyerang calon korbannya yakni ibu hamil saat tertidur pulas. Pada saat itu, kuyang akan mengisap jiwa dan janin ibu tersebut. Kemudian, sang ibu akan mengalami pendarahan sesaat setelah janinnya diambil.

4. Menjelma seperti manusia

Konon, kuyang dapat menjelma menyerupai manusia pada siang harinya. Namun, berbeda dengan manusia pada umumnya, kuyang tidak memiliki filtrum bibir atau garis di atas bibir saat menyamar sebagai manusia.

5. Cara menangkal kuyang

Masyarakat percaya, bila terjadi penyerangan oleh kuyang, maka cara menghadapinya adalah menggunakan sapu ijuk. Selain itu, masyarakat juga biasanya akan memukul perabot rumah tangga dan alat dapur untuk mengusirnya.

Nah, itulah sederet mitos mengenai kuyang. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ariswan
D