PPKGBK Umumkan Berakhirnya Kerja Sama MICE dan Penyerahan Aset Blok 14 GBK

AKURAT.CO Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia melalui Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) resmi mengumumkan berakhirnya jangka waktu kerja sama pengelolaan pusat kegiatan Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions (MICE) di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).
Keputusan ini menandai transisi penting dalam pengelolaan fasilitas MICE yang sebelumnya terintegrasi dengan GBK, dengan tetap menjaga manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan negara.
Sri Lestari Puji Astuti, Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan PPKGBK, menyatakan, "Pemberitahuan ini merupakan wujud tanggung jawab dan itikad baik kami dalam menanggapi berbagai pemberitaan serta informasi yang berkembang. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan proses transisi pengelolaan berjalan lancar dengan tetap mengutamakan kepentingan publik dan negara, serta menjunjung tinggi prinsip profesionalisme dan good governance."
Langkah ini dilakukan sejalan dengan prinsip optimalisasi aset negara, di mana PPKGBK berupaya untuk mengelola sumber daya yang ada dengan lebih efektif.
Baca Juga: Jelang Kualifikasi Piala Dunia, PPKGBK Kebut Revitalisasi Lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno
Transisi ini juga diikuti oleh penyerahan aset berupa Barang Milik Negara (BMN) Blok 14 yang berada di dalam kawasan GBK, yang akan dikelola secara mandiri oleh PPKGBK sebagai Badan Layanan Umum (BLU) berdasarkan mandat yang telah diterima.
Sri Lestari Puji Astuti menambahkan, "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra, penyelenggara kegiatan, dan pengunjung yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan MICE selama ini. Kami menghargai dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin, dan kami siap untuk membuka lembaran baru dalam pengelolaan Blok 14 ini."
Blok 14, yang saat ini digunakan sebagai venue pertemuan, sidang, hingga konferensi, akan dikelola sepenuhnya oleh PPKGBK dengan tujuan memberikan pelayanan publik yang lebih luas.
Transformasi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam optimalisasi pemanfaatan aset negara serta pengembangan potensi sumber daya manusia untuk peningkatan kualitas layanan publik.
Menurut Sri Lestari, "Transformasi pengelolaan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia dan memaksimalkan manfaat aset negara. Kami berharap dengan pengelolaan mandiri, Blok 14 dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat."
PPKGBK juga menekankan pentingnya integrasi prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan kawasan tersebut. Selain menyediakan fasilitas berkelas dunia, PPKGBK berkomitmen untuk mengembangkan GBK sebagai area inklusif yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Sebagai penutup, Sri Lestari mengajak semua stakeholder untuk terus mendukung langkah ini dan mengundang mereka untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
"Kami selalu terbuka untuk bekerja sama dan menerima masukan dari seluruh pihak. Bagi yang memerlukan informasi lebih detail terkait transisi ini, dapat menghubungi pihak PPKGBK secara langsung," pungkasnya.
Dengan selesainya kerja sama dan pengelolaan mandiri ini, PPKGBK siap memulai fase baru dalam pengelolaan kawasan GBK, khususnya di Blok 14, yang diharapkan akan semakin meningkatkan kontribusinya bagi negara dan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






