Terlalu Kecil, Mushola di Stasiun MRT Bundaran HI Dikeluhkan Masyarakat

AKURAT.CO, Kehadiran Moda Transportasi Massal MRT Jakarta baru saja diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Minggu, (24/3) lalu. Telah beroperasi secara resmi pada tahap tidak berbayar, kehadiran MRT Jakarta disambut sukacita dan beragam kesan maupun pesan.
Sebanyak 13 stasiun besar mulai dari Stasiun MRT Lebak Bulus - Bundaran HI menjadi rute yang dilalui MRT Jakarta. Setiap stasiun terbangun dengan begitu megah dengan konsep yang moderen layaknya di luar negeri.
Namun, kritikan tetap saja ada dari masyarakat, salah satunya terhadap fasilitas tempat beribadah atau mushola. Di Stasiun MRT Bundaran HI misalnya, beberapa masyarakat yang hendak melaksanakan sholat menilai ukuran mushola begitu sempit.
"Iya ini makanya bingung musholanya segini aja (ukurannya). Ini bakalan repot pasti nanti kalau pas bener-bener ramai, apalagi jam-jam pulang kerja. Mau sholat magrib pasti ramai banget tuh karena waktunya mepet kan," keluh Cahyadi, warga Tangerang yang baru menjajal MRT kepada AkuratTravel di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin, (25/3).
Tak hanya itu saja, mushola yang ada juga bercampur antara perempuan dan laki-laki.
"Ini udah sempit digabung juga cewe-cowo, sebaiknya si dipisah ya kurang nyaman aja jadinya. Mau ibadah nanti takut jadi terburu-buru gantian sama orang juga jadi gak fokus karena stasiun bagus kayak begini pasti bakalan rame nanti," ujar Lenny, warga Permata Hijau, dalam kesempatan yang sama.
Dipantau AkuratTravel di lokasi, kondisi ukuran bangunan untuk mushola memang cukup kecil, kira-kira hanya menampung 8 sampai 10 orang. Fasilitas untuk tempat berwudhu juga jadi satu, yang mana terdapat tiga keran air. Satu khusus perempuan yang tertutup tirai.
Kehadiran karpet serta rak untuk sarung dan mukena juga belum terlihat, hanya dengan sajadah biasa. Meski begitu kenyamanan tetap diberikan dengan adanya AC tipe cassette didalam mushola.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



