Akurat Logo

Eks Pemain PSIM Asal Papua Ini Sempat Viral Nyanyikan Lagu Favorit Sobat Ambyar

| 5 Mei 2020, 12:35 WIB
Eks Pemain PSIM Asal Papua Ini Sempat Viral Nyanyikan Lagu Favorit Sobat Ambyar

AKURAT.CO, Kabar duka kembali menyelimuti dunia permusikan Tanah Air. Penyanyi kondang asal Solo, Didi Kempot, dikabarkan berpulang pada Selasa (5/5) pukul 07.47 WIB di RS Kasih Ibu, Solo.

Pelantun syair-syair patah hati berbahasa Jawa itu meninggal pada usianya yang ke-53 tahun. Ia dibawa ke RS pada pukul 07.25 WIB dalam keadaan henti jantung. Namun, keadaan yang sudah tak bisa lagi tertolong membuat The Father of Brokenheart itu mengembuskan napas terakhirnya.

Pihak RS mengonfirmasi bahwa staf medis RS Kasih Ibu telah melakukan segala upaya pertolongan dengan maksimal. Namun, almarhum tak lagi dapat tertolong.

Almarhum Didi Kempot memang dikenal dengan lantunan-lantunan syairnya yang enak didengar dan mudah dicerna. Mayoritas lagu-lagunya yang bertemakan patah hati membuat anak muda menggandrungi seluruh lagu-lagunya.

Tak terkecuali dengan seorang mantan pemain PSIM Yogyakarta yang satu ini. Ya, ialah Ayub Antoh. Pemain PSIM asal Papua yang sempat viral di media sosial, bahkan hingga televisi, usai melantunkan salah satu lagu sang masterpiece berjudul Cidro.

Ayub Antoh memang kerap tampil berduet bersama almarhum Didi Kempot. Hal itu dapat dilihat di akun Instagram-nya. Ia kerap mengunggah video momennya saat bernyanyi bersama sang legenda. Salah satunya seperti lagu Pamer Bojo.

Suaranya yang merdu ditambah dengan aksen Jawanya yang fasih membuat banyak orang terkagum-kagum dengan penampilannya. Maklum, Ayub adalah asli Papua.

Meski ia berasal dari Pulau Cendrawasih, Ayub telah lama tinggal di Yogyakarta sejak kuliah. Ia bahkan telah memiliki orang tua angkat yang berasal dari Yogyakarta. Karena itulah aksen Jawanya benar-benar fasih.

Penampilannya itu viral di media sosial usai diunggah oleh salah seorang warganet. Respons yang luar biasa dari warganet membuat penampilannya itu dilihat banyak orang.

Kepergian Didi Kempot tentu saja menjadi luka mendalam bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi Sobat Ambyar, sebutan fans Didi Kempot.

Sang legenda telah pergi. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.