Akurat Logo

Ciuman Bibir dengan Maradona, Carlos Tevez Bawa Boca Juniors Juarai Liga Argentina

| 17 Maret 2020, 13:37 WIB
Ciuman Bibir dengan Maradona, Carlos Tevez Bawa Boca Juniors Juarai Liga Argentina

AKURAT.CO, Ciuman di antara lelaki normal pasti dianggap konyol. Jijik. Tapi tidak bagi Carlos Tevez.

Demi mendapatkan apa yang dipercayainya sebagai 'keberuntungan', Tevez dengan suka rela mencium legenda hidup sepak bola Argentina, Diego Maradona.

Momen ini dilakukan sebelum klub yang dibelanya, Boca Juniors melakoni laga penentuan titel Liga Argentina, Minggu (8/3/2020) lalu.

Sebelum laga Tevez menghampiri Maradona, yang juga pernah membela Boca, dan dengan hangat menciumnya. Kamera mengabadikan momen ciuman bibir tersebut. Yang lebih unik lagi, Maradona saat itu adalah pelatih tim yang dilawan Boca, Gimnasia.

Dailymail


Tak sia-sia, ciuman dari Maradona sekaligus pelatih lawannya ini memberikannya energi positif. Tevez mencetak satu-satunya gol kemenangan untuk Boca atas Gimnasia pada pertandingan tersebut sekaligus menjadi pengunci gelar liga. Sebab bersamaan dengan laga tersebut, rival terdekat Boca, River Plate hanya bermain 1-1.

"Saya mencium Diego. Saya mendapat keberuntungan dengan cara itu. Kadang Anda butuh keberuntungan," kata Tevez seusai pertandingan.

Bagi Boca, titel ini menjadi yang ketiga dalam empat tahun dan menambah koleksi juaranya menjadi 34 kali.

Sukses menjadi juara liga tentu menjadi pencapaian luar biasa bagi penyerang 36 tahun ini. Lebih-lebih ini adalah untuk ketiga kalinya bagi mantan pemain West Ham United, Manchester United dan Manchester City ini, kembali membela Boca.

"Sulit bagi saya untuk keluar, kembali ke akar. Saya butuh kembali untuk menjadi lapar akan kejayaan. Saya berada dalam waktu yang tepat," kata Tevez soal pencapaiannya bersama Boca.

Tevez mencetak sembilan gol dalam 17 laga untuk membantu Boca memenangi titel. 

Selain catatan positif Tevez, Boca juga memiliki statistik luar biasa selama perjalanan menjadi juara liga. Hanya delapan kali kemasukan dalam 23 laga. Selanjutnya liga akan dilanjutkan dengan Copa Libertadores.

"Saya kembali lapar akan kejayaan lagi. Ada dua atau tiga tahun saya berjuang melawan isi kepala, melawan banyak hal. Saya berusaha tetap bekerja keras."[]

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.