Akurat Logo

Kisah Tim Sepak Bola Wanita China Berlatih di Koridor Hotel karena Virus Corona

| 5 Februari 2020, 12:48 WIB
Kisah Tim Sepak Bola Wanita China Berlatih di Koridor Hotel karena Virus Corona

AKURAT.CO, Dengan beralaskan matras dan handuk, anggota tim nasional wanita China melakukan peregangan di sebuah koridor hotel Kota Brisbane, Australia.

Di salah satu dinding koridor terpasang bendera besar China sebagai perlambang nasionalisme dan jati diri mereka.

Meski melakukan latihan tak semestinya, mereka tetap bersemangat dan serius. Tampak salah satu tim pelatih mendampingi.

The Sun


Mereka akan melaksanakan laga kualifikasi Olimpiade Tokyo Agustus 2020 mendatang. Tiba di Brisbane pada pekan lalu, mereka mendapati harus menjalani karantina dan tak boleh keluar ke mana-mana karena kekhawatiran penyebaran virus.

Meski ke-32 pemain dan staf dinyatakan tidak terjangkit virus, tetapi masa karantina mereka berlagsung lama hingga Rabu (4/2/2020) kemarin.

Kekhawatiran pemerintah Australia akan penyebaran virus membuat kebijakan karantina diambil.

The Sun


Laga kualifikasi semestinya dijadwalkan dilakukan di Wuhan, kota di mana coronavirus berasal, sebelum akhirnya diputuskan pindah ke Nanjing. Tetapi, ketakutan penyebaran virus membuat Asosiasi Sepak Bola China membuat keputusan melepas status tuan rumah. Mereka pun rela menjalani laga di Sydney.

China akan melakoni tiga laga kualifikasi. Pertama melawan Thailand pada Jumat, kemudian China Taipei dan Australia pada pekan depan.

Persiapan yang terganggu serta kekhawatiran akan coronavirus tentu saja membuat kondisi tidak ideal bagi mereka. Lebih-lebih China tak akan diperkuat bintang andalan Wang Shuang.

Andalan timnas China ini tertahan di Wuhan, kota kelahirannya karena virus tersebut. Di sana Wang pun tak bisa berlatih karena semua fasilitas lapangan ditutup.

Untuk menjaga kebugaran, Wang, ditemani saudara lelakinya, melakukan latihan sendiri di atap sebuah bangunan. Cuplikan video saat Wang berlatih banyak mendapatkan respons dari pecinta sepak bola Negeri Tirai Bambu.

Sejauh ini Coronavirus telah menjangkiti sekitar 20.000 orang dengan 427 di antaranya meninggal dunia.[]

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.