Film G For Gap dan Life of Lousang Ramaikan Pameran Film China Indonesia

AKURAT.CO Pameran Film China Indonesia memasuki hari kedua. Pameran yang digelar di Cinepolis, Senayan Park, Jakarta ini digelar selama tiga hari mulai dari 14-16 Januari 2025.
Untuk meramaikan hari kedua, ada dua film unggulan dari Tiongkok yang disaksikan yakni Empat film lainnya yang tayang antara lain Gold or Shit atau G for Gap dan Life of Luosang.
Selain itu ada lima unggulan film yang siap ditayangkan dalam pameran ini antara lain "Into the Mortal World," "Personal Persistance," "Gold or Shit" atau "G for Gap," dan "Life of Luosang," serta Her Story yang menjadi salah satu box office di China tahun lalu.
Baca Juga: 7 Film China Yang Dilarang Tayang Di Indonesia, Kontroversial Dan Tak Lulus Sensor
Pameran film China di Jakarta yang diselenggarakan oleh Biro Film Nasional China bekerja sama dengan Asosiasi Pertukaran dan Kerja Sama Industri Produksi Film dan Televisi China-Indonesia, dinilai dapat mempererat pertukaran budaya kedua negara.
"Kami berharap kegiatan ini bisa terus membangun jembatan bagi para pembuat film kedua negara, memperkenalkan kebudayaan China, dan mendorong pertukaran budaya kedua negara," ujar Atase Kebudayaan Kedutaan Besar China untuk Indonesia Wang Siping saat membuka pameran itu pada Selasa (14/1/2025) malam.
Salah satu pemain film Gold or Shit atau G for Gap, Hong Yue menceritakan keseruan selama proses syuting yang dilakukan di beberapa lokasi di China.
"Syuting film ini Neijiang City, Sichuan, China dengan sutradara Tiongkok Long Fei dan penulis skenario Huang Jia," jelas Hong Yue di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2025) malam.
Hong Yue juga menceritakan salah satu kesan dalam proses syuting ini yakni cerita yang bisa dia temui setiap harinya.
"Untuk film ini syuting tahun lalu musim panas. Saya juga yang paling suka adegan Ibu Woody yang bercerita sama tetangganya mengenai kehidupan mereka," jelas pemenang dua Penghargaan Golden Rooster.
Hong Yue juga mewakili tim mengucapkan terima kasih kepada penonton yang terlihat antusias menyaksikan pemutaran film.
"Sebenarnya di Tiongkok, banyak film besar yang tidak kalah seru dengan film yang diputar selama pameran. Kalau ada waktu juga bisa ke Beijing dan merasakan kehidupan di sana," pungkasnya.
Film G for Gap dirilis 8 Juni 2024 di China. Film ini dikenal dengan judul Gold or Shit. Film G for Gap bercerita tentang Woody, seorang pria yang patah hati karena kemundurannya dalam karier dan kehidupan cintanya, memilih untuk kembali ke kampung halamannya dalam keadaan depresi.
Baca Juga: Ekspor China Sentuh Rekor Baru Jelang Pelantikan Trump
Kepulangannya yang "tiba-tiba" ini mengganggu kehidupan keluarganya yang tenang, karena dia tidak hanya harus tinggal berdekatan dengan kerabat, tetapi juga mencari kemungkinan baru untuk masa depannya.
Setelah banyak penolakan di dunia nyata, pertemuan tak terduga dengan teman sekelasnya di sekolah menengah, Feng Liuliu, menyebabkan perubahan tak terduga dalam hidupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








