Akurat Logo

Penuh Haru! Berikut Rekomendasi Film Tentang Kemerdekaan RI

Mitha Theana | 18 Agustus 2023, 21:44 WIB
Penuh Haru! Berikut Rekomendasi Film Tentang Kemerdekaan RI

AKURAT.CO  Bulan Agustus merupakan bulan kemerdekaan. Pada bulan ini identik dengan hal-hal yang berhubungan dengan perjuangan para pahlawan. Rekomendasi film tentang kemerdekaan RI menjadi pencarian banyak orang untuk mengisi kegiatan peringatan Kemerdekaan RI.

Film yang berlatar kemerdekaan dapat memotivasi penonton untuk menyerap semangat perjuangan pahlawan. Film-film ini juga dapat mengajarkan tentang nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. 

Dikutip dari beberapa sumber, Jumat (18/8/2023), berikut rekomendasi film tentang penjajahan di RI.

Rekomendasi Film tentang Kemerdekaan RI

1. Pasukan Berani Mati (1983)

Rekomendasi film tentang kemerdekaan RI yang pertama adalah film dengan Pasukan Berani Mati. Pada tahun 1983, Imam Tantowi pernah menggarap film tentang perjuangan rakyat di Indonesia. Film ini mengisahkan orang-orang yang rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk melawan penjajah.

Kisah dari film ini berawal ketika Kapten Bondan (Dicky Zulkarnaen), seorang pemimpin battalion harus gugur ketika melawan Belanda. Saat itu, pasukannya hanya tersisa enam orang saja. Mereka yang tersisa membentuk pasukan berani mati dan berhasil menyerang markas Belanda.

2. Merah Putih (2009)

Rekomendasi film tentang kemerdekaan RI selanjutnya yaitu Film Merah Putih.Film ini merupakan salah satu film sejarah terbaik yang mengisahkan para pejuang Indonesia yang kembali melawan Belanda setelah kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1947.

Selain dibintangi oleh aktor ternama seperti Lukman Sardi, Teuku Rifnu Wikana, Darius Sinathrya, hingga Donny Alamsyah, suasana perang dalam film ini begitu terlihat nyata seakan kita sebagai penonton sedang terlibat dalam perang.

3. Sang Pencerah (2010)

Rekomendasi film tentang kemerdekaan RI selanjutnya adalah Film Sang Pencerah. Sang Pencerah merupakan film garapan Hanung Bramantyo yang mengangkat kisah nyata dari pendiri Muhammadiyah, yaitu KH Ahmad Dahlan. Film tersebut melibatkan bintang papan atas seperti Lukman Sardi, Yati Surachman, Giring Ganesha, Zaskia Adya Mecca, hingga Sujiwo Tejo.

Kisah berawal ketika KH Ahmad Dahlan yang baru pulang dari Mekkah dan melihat warga kampungnya yang keliru dalam melaksanakan ajaran agama. Selain memiliki tugas membenarkan kembali ajaran yang salah tersebut, dia juga harus berulang kali terlibat masalah dengan pihak Belanda yang turut andil dengan rusaknya ajaran islam di kampungnya.

Berkat cerita yang menarik serta makna yang dalam mengenai nilai-nilai perjuangan dalam melawan penjajahan, film ini mendapatkan penghargaan dalam ajang Jakarta International Film Festival (JIFFest) ke-12 pada tahun 2010.

4. Soekarno : Indonesia Merdeka (2013)

Film ini menjadi film yang paling cocok untuk ditonton pada 17 Agustus karena mengisahkan tentang presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Mengikuti kisah pria Bernama Kusno yang sejak kecil sering sakit-sakitan. Hingga kedua orang tuanya mengganti nama anak tersebut dengan Soekarno.

Dalam film ini, kita akan melihat Soekarno tampil dengan pidato-pidatonya yang penuh semangat. Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini begitu detail mulai dari peristiwa pengasingan Soekarno hingga detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Hebatnya, film ini pernah memenangkan penghargaan di ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA Award) sebagai Skenario Terbaik. Ario Bayu yang berperan sebagai Soekarno serta Lukman Sardi sebagai Moh. Hatta juga masuk dalam nominasi Aktor Terbaik dan Aktor Pendukung Terbaik dalam ajang tersebut.

5. Sang Kiai (2013)

Rekomendasi film tentang kemerdekaan RI selanjutnya adalah film dengan judul Sang Kiai. Sang Kiai mengangkat kisah dari KH Hasyim Asyari (ikranegara) yang merupakan sosok dibalik berdirinya Nahdlatul Ulama (NU). Saat itu, beliau menolak melakukan Seikerei (menghormati matahari) karena hal tersebut menyimpang dari agama islam.

Melihat permasalahan tersebut, KH Wahid Hasyim (Agus Kuncoro) mencari jalan diplomasi dengan pihak Jepang untuk membebaskan sang ayah yang ditangkap. Namun pria Bernama Harun (Adipati Dolken) berpendapat lain dan mencoba mengusir penjajah dengan kekerasan yang justru membuat banyak korban jiwa dari Indonesia.

Film ini berjaya pada ajang Piala Citra 2013 lalu dengan mendapatkan empat penghargaan, yaitu Film Terbaik, Sutradara Terbaik (Rako Prijanto), Aktor Pendukung Terbaik (Adipati Dolken), dan Musik Terbaik.

6. Jedran Soedirman (2015)

Rekomendasi film tentang kemerdekaan RI selanjutnya adalah Film Jendral Soedirman. Setelah meraih kesuksesan dengan membintangi Sang Kiai, Adipati Dolken kembali terlibat dalam film biografi dengan memerankan Jenderal Soedirman. Film tersebut berfokus pada perjuangan sang Jenderal yang tengah mengalami sakit keras namun tetap berusaha menjalankan misi gerilya selama tujuh bulan lamanya.

Walaupun hanya memiliki satu paru-paru ketika menjalankan misi tersebut, dia dan pasukannya berhasil membuat pasukan Belanda kewalahan. Hal ini membuat Belanda akhirnya menandatangani perjanjian Roem-Royen. Pada titik inilah Belanda mulai mengakui kedaulatan bangsa Indonesia.

7. Battle of Surabaya

Rekomendasi film tentang kemerdekaan RI selanjutnya adalah film dengan judul Battle of Surabaya. Batle of Surabaya merupakan film animasi yang mengisahkan perjuangan kemerdekaan Indonesia. Walaupun tokoh-tokoh dalam film ini adalah tokoh fiktif, hal tersebut tidak mengurangi keseruan dalam menontonnya.

Kisah dalam film ini mengadaptasi peristiwa besar di Surabaya, yaitu pertempuran 10 November. Berfokus pada seorang tukang semir sepatu Bernama Musa yang bertugas juga menjadi kurir bagi arek-arek Suroboyo dan TKR.

Film ini juga menjadi salah satu film Indonesia tersukses di ajang Internasional. Dikerjakan oleh animator-animator muda Indonesia, film ini juga dilirik oleh Walt Disney Pictures yang kemudian membantu distribusi ini secara global.

Battle of Surabaya berhasil meraih 19 penghargaan sebagai film terbaik di berbagai ajang seperti International Filmmaker Festival of World Cinema, European Cinematography Awards, Gold Movie Awards, Milan International Filmmaker Festival 2017 hingga Hollywood International Moving Pictures Film Festival.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.