Akurat Logo

Review Film Noktah Merah Perkawinan, Tampilkan Lika Liku Rumah Tangga

| 24 Januari 2023, 18:05 WIB
Review Film Noktah Merah Perkawinan, Tampilkan Lika Liku Rumah Tangga

AKURAT.CO Film Noktah Merah Perkawinan ini mengangkat kisah yang menceritakan tentang problematika pernikahan. Film ini adalah adaptasi dari sinetron dengan judul yang sama dan telah tayang pada tahun 1996 yang lalu. 

Dalam hubungan kebanyakan orang pastinya menganggap bahwasannya pernikahan adalah akhir yang bahagia. Mungkin untuk beberapa orang pernikahan di andaikan ibarat jalan lurus yang tanpa lubang. Padahal berbicara hubungan apalagi pernikahan maka kita akan menyatukan dua individu menjadi satu.

Bersatunya dua entitas menjadi satu tentu menimbulkan beberapa masalah karena setiap individu memiliki perbedaan. Ketika perbedaan itu muncul dengan keadaan yang ada sampai lika-liku permasalahan dan penyelesaian akhir, itulah yang dikemas dalam Film Noktah Merah Perkawinan ini. 

Pemeran Film Noktah Merah Perkawinan

Film ini dibintangi oleh Oka Antara sebagai Gilang Priambodo, Marsha Timothy sebagai Ambarwati, Sheila Dara Aisha sebagai Yulinar. Nokta Merah Perkawinan ini juga disutradarai oleh Rochelle Kalangie.

Permasalahan Film Noktah Merah Perkawinan

Film ini memiliki fokus pada permasalahan rumah tangga antara Gilang dan Ambar yang mulai terlihat keretakannya karena masalah rumah tangga, terlepas mereka sudah menjalani pernikahan 11 tahun lamanya.

Mungkin disini yang ingin di angkat adalah masalah komunikasi antara dua pasangan ini. Namun terlihat bahwa Ambar tokoh istri di film ini sangat berlebihan dalam menanggapi masalah dan karena itu nampak sosok wanita yang emosional dalam sosok Ambar. 

Faktor eksternal pembuat retaknya rumah tangga

Selain itu faktor eksternal juga mempengaruhi retaknya hubungan mereka seperti orang tua yang ikut campur dengan masalah mereka juga potensi orang ketiga. Terlepas dari semua itu sebuah pernikahan tentu memiliki permasalahannya sendiri.

Besar atau kecilnya masalah tergantung individu dan cara tiap-tiap individu mengatasi masalah tersebut.

Alur Film Noktah Merah Perkawinan

Awal mula permasalahan mereka adalah ketika mereka saling memberikan silent treatment pasca terjadi pertengkaran besar yang terjadi, dan saling diam itu mereka lakukan selama 1 bulan lebih. Mereka hanya berbicara seperlunya saja.

Seiring berjalannya cerita pada akhirnya kita tahu apa yang menjadikan kedua pasangan tersebut terjebak konflik pada berkepanjangan. Gilang selalu mengerjakan semua hal sendiri tanpa pernah melibatkan Ambar. Ditambah dengan ibu Ambar yang kerap meminta tolong secara finansial untuk membantu hidup sang kakak di Jerman karena dalam kondisi susah. 

Niat Gilang yang baik dalam membantu kehidupan kakak Ambar menjadi salah satu pemicu permasalahan karena Gilang tidak pernah berbicara perihal ini dengan Ambar. Konflik semakin menjadi karena Gilang menceritakan permasalahannya tersebut dengan sang ibu.

Dengan Gilang yang bercerita dengan sang ibu menjadikan ibu Gilang sering mengkritik Ambar. Menurut ibu Gilang Ambar adalah beban suami

Cerita di luar tokoh utama menjadi menarik karena anak mereka yang bernama Bagas terkena dampak dari pertikaian kedua pasangan tersebut. Permasalahan dalam sebuah rumah tangga pasti terjadi namun permasalahan bisa terlewati jika kedua belah pihak mau membicarakan masalah tersebut dengan kepala dingin.

Pihak ketiga dalam Film Noktah Merah Perkawinan

Komunikasi adalah inti dari permasalahan yang terjadi dalam film ini. Uniknya selain masalah komunikasi, Film Nokta Merah Perkawinan ini juga menghadirkan sosok pihak ketiga, yaitu Yulinar.

Yulinar adalah sosok yang digambarkan sebagai murid les dari Ambar yang kebetulan ingin melakukan pernikahan dengan sang pacar, dengan menggunakan jasa Gilang. 

Dari situ perlahan pesona Gilang membuat Yulinar jatuh cinta pada orang yang salah. Namun disitu Yulinar terlihat dewasa dalam menyikapi cinta, dan Yulinar digambarkan sebagai sosok orang ketiga yang tidak jahat.

Dari film ini dapat disimpulkan bahwa dalam pernikahan kunci utama adalah komunikasi. Bahkan dalam hal lain pun komunikasi sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.