Dukung Kampanye Frisian Flag Indonesia, Sutradara Nia Dinata Bikin Film Pendek
AKURAT.CO, Rasanya terdengar cukup aneh saat ada suatu perusahaan yang mampu bertahan selama 100 tahun. Namun hal tersebut dibuktikan oleh Frisian Flag Indonesia (FFI). Menginjak usia 100 tahun perjalanannya, FFI menggelar kampanye mengenai Pahlawan Kemajuan Keluarga Indonesia.
Melalui kampanye ini, FFI menyebarkan semangat progresif kepada lebih banyak orang, semangat untuk terus bergerak maju bersama, menghadapi berbagai emajtantangan, menuju diri, keluarga dan bangsa yang lebih kuat.
Andrew F. Saputro selaku Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia mengungkapkan tujuannya menyambut 100 tahun FFI dengan kampanye Pahlawan Kemajuan Keluarga Indonesia.
“Di momen 100 tahun kehadiran FFI di Indonesia, kami meluncurkan Kampanye Pahlawan Kemajuan Keluarga Indonesia sebagai apresiasi terhadap sosok-sosok inspiratif kemajuan keluarga, sekaligus terus menyebarkan inspirasi bagi lebih banyak orang untuk memiliki semangat progresif, dan bergerak #MelajuKuatBersama membangun keluarga yang lebih kuat serta bersama-sama membangun Indonesia yang Sehat, Sejahtera dan Selaras,” ujarnya.
FFI juga mendatangkan para sosok pahlawan dalam keluarga. Diantaranya, Bapak Ponijo yang merupakan seorang disabilitas mampu menghalau keterbatasannya, dan berjuang memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, serta anak-anak yang membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya. Ibu Mita Kopiyah dengan ketangguhan dan semangatnya mengelola peternakan sapi perah berhasil meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan menginspirasi keluarga-keluarga peternak sapi perah lain di wilayahnya, menjadikannya sosok Pahlawan Kemajuan Keluarga Pilar Sejahtera.
Sementara sosok Pahlawan Kemajuan Pilar Selaras tergambar dari Bapak Musodikun. Melalui perannya sebagai peternak dan petani, beliau turut ambil bagian dalam menciptakan keselarasan lingkungan melalui pengelolaan limbah kotoran ternak, yang didayagunakan menjadi pupuk organik. Bukan hanya memberikan peluang ekonomi baru, tapi juga mengatasi permasalahan lingkungan yang dihadapi. Semangatnya juga berhasil menggerakkan rekan sejawat lainnya untuk menjalankan aksi yang serupa.
FFI juga membuat film pendek yang disutradarai oleh Nia Dinata. Nia mengungkap bahwa dengan melihat perjuangan para pahlawan membuat dirinya semakin terinspirasi.
“Saya melihat dengan lebih dekat bagaimana perjuangan dan semangat para peternak sapi perah, dalam menghadapi tantangan setiap harinya demi pemenuhan gizi dan kesejahteraan keluarga. Kemahiran, pengetahuan yang komprehensif, kesabaran yang tinggi dan tentunya semangat untuk terus maju menjadi inspirasi dan penguatan tersendiri bagi saya,” jelasnya.
Bekerjasama dengan Kick Andy, kampanye Pahlawan Kemajuan Keluarga Indonesia, akan mengumpulkan lebih banyak sosok Pahlawan Kemajuan Keluarga dari seluruh Indonesia.
Setiap orang dapat mengajukan diri, atau menominasikan sosok di sekitar yang telah memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan keluarganya, serta memberi dampak pada lingkungannya khususnya untuk memperkuat pilar Sehat, Sejahtera dan Selaras.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla




