AKURAT.CO, Menulis tentu ada seninya, bukan asal-asalan. Mengingat betapa penting ilmu seni menulis, maka dibuatlah forum diskusi, dengan menghadirkan pakar penulis, Idrus F Shahab.
Diskusi ini merupakan kegiatan lanjutan dari lomba cerpen 'Kisah Bumi, Sayur Kendal'. Diskusi ini digelar di kantor Sayur Kendal, Menteng Jakarta Pusat belum lama ini.
Diskusi ini diadakan untuk memberikan pemahaman seputar penulisan cerpen kepada peserta.
Peserta begitu antusias mengikuti diskusi tersebut, salah satunya, Petrus Setiawan. Petrus mengaku telah mendapat banyak ilmu dari diskusi yang digelar melalui aplikasi zoom itu.
“Seru, ada sesi penyampaian materi, tanya jawab dan foto bersama. Banyak ilmu yang saya dapat dari Pak Idrus F. Shahab," kata Petrus belum lama ini.
Petrus menilai materi yang Idrus sampaikan sangat bermanfaat, karena mencakup banyak hal, mulai dari kiat-kiat penulisan hingga bagaimana menggunakan kreativitas dengan tepat.
"Ini ilmu bagaimana bisa menulis cerpen dengan baik dan memiliki teknik yang variatif," tambahnya.
Lebih dari itu, lomba cerpen yang diadakan rupanya juga bermanfaat untuk anak-anak. Sebab, anak- anak otomatis akan memiliki banyak bacaan berupa kumpulan cerpen.
Dalam lomba cerpen anak ini peserta mengusung tema Kesadaran Lingkungan, sesuai dengan nilai dari Sayur Kendal yaitu mencukupi kebutuhan pangan sehat untuk masyarakat, dan Nara Kupu Village, yaitu penyedia kebutuhan pangan sehat tanpa melupakan pentingnya pelestarian alam.
Nanti akan dipilih 15 cerita terbaik dari peserta terbaik dan dicetak lalu dipublikasikan demi mewujudkan visi utama dari Sayembara Menulis Cerpen Anak Kisah Bumi, yaitu “Meningkatkan literasi anak".[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu





