Menikah Gunakan Adat Bali, Laura Theux - Indra Brotolaras Ngaku Enjoy Tapi Ribet
AKURAT.CO, Kabar bahagia masih menyelimuti pasangan Laura Theux dan Indra Brotolaras yang belum lama ini melangsungkan pernikahan di Bali.
Laura dan Indra pun berbicara mengenai proses persiapan sebelum jelang hari pernikahan. Keduanya menyebut menggelar pernikahan dengan menggunakan adat Bali itu cukup ribet. Meski begitu, keduanya mengaku enjoy dan bahagia untuk melakukannya.
"Bahagia banget, prosesnya juga lumayan ribet ya nggak gampang untuk menjalankan sebuah pernikahan itu nggak gampang, tapi kita berhasil," ujar Indra Brotolaras ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2023).
"Pokoknya kayaknya nanti kita bakal upload segala supaya orang nggak kepo lagi. Gimana sih prosesinya, nanti nonton aja," timpal Laura.
Dalam proses pernikahan, pasangan yang menikah pada 23 Maret 2023 itu mengaku harus melakukannya selama berbulan-bulan. Keduanya bahkan harus mengganti wedding organizer satu bulan sebelum pernikahan.
"Berbulan-bulan. Kita juga banyak challenge-lah pokoknya. Kita harus ganti WO, H-1 bulan baru dapat WO yang benar dan tapi ya syukur aja semua berjalan dengan lancar. Iya ada permasalahan seperti progres kita nggak berjalan sama sekali dan kemudian kita dapat WO yang sesuai dan H-1 bulan dia berhasil untuk membuat semuanya positif," jelas Indra.
Mengambil konsep dengan menggunakan adat Bali, hal itu dilakukan lantaran keduanya ingin mengangkat kembali adat Bali.
"Iya kita mengambil konsep, memang kita melakukan prosesi adat Bali karena dua-duanya tinggal, besar, lahir di Bali. Jadi kita pengen mengangkat budaya kita lagi supaya semua orang jadi tahu," imbuh Laura.
"Ini salah satu yang aku apresiasi dari Laura karena dia pengin tahu gitu," tambah Indra.
Indra pun menceritakan beberapa hal yang dilakukannya dalam pernikahan menggunakan adat Bali.
“Tapi banyaklah simbolis umpamanya waktu itu Laura sama Indra harus menanam pohon, ceritanya menanam pohon, habis itu bermain bersama. Itu kan ceritanya ada simbol dan ada artinya," cerita Indra.
"Nah, kalau potong gigi itu simbol di mana udah beranjak dewasa. Kalau sudah potong gigi itu artinya sudah dewasa, jadi sebelum kita nikah jadi harus ada prosesi potong gigi. Jadi untuk kita simbolkan juga potong giginya tuh di hari yang sama di hari pernikahan," katanya lagi.
Laura sendiri menuturkan bahwa menggunakan adat Bali, prosesi pernikahan terjadi dari pagi hingga sore hari.
"Prosesinya itu berlangsung dari jam 10 sampai jam 6 sore. Jadi 6 jam tuh nggak selesai prosesi dan kalau dijelaskan secara detail prosesi 6 jam itu pasti nggak akan semuanya kesebut, jadi banyak banget sebenarnya prosesinya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



