Film Sayap-Sayap Patah Berhasil Membuat Ariyo Wahab Menangis

AKURAT.CO, Film Sayap-Sayap Patah memberikan rasa emosional untuk Ariyo Wahab. Dirinya bahkan tanpa sungkan mengakui bahwa menangis saat menonton film garapan Rudy Soedjarwo.
“Banget sih, tadi aja gua nangis. Makanya gua bilang film ini sukses buat seorang Rockstar menangis dan gua bener-bener emosi. Rudy Soedjarwo itu pinter banget sih bisa membuat membangunc erita yang akhirnya gua dapet banget akhirnya gua bisa ngerasain sendiri, gua aja baru sekali ini nonton film gua sendiri dan nangis,” ujar Ariyo Wahab saat konfrensi pers film Sayap-Sayap Patah dikawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Jum’at (12/8).
Berperan sebagai Ruslan yang merupakan seorang komandan Densus 88, Ariyo Wahab mengaku mendalami karakternya langsung terjun bertanya dan berkomunikasi dengan anggota serta komandan Densus 88 yang asli.
“Untuk jadi komandan kan kita sebelumnya ngobrol sama teman-teman dari densus 88, komandannya langsung, aku nanya kaya ‘kalau misal kita berhadapan dengan ini harus seperti apa, cara bercandanya seperti apa, cara seriusnya seperti apa, cara pegang senjatanya seperti apa’ nah gesture-gesture seperti itu akhirnya bener-bener aku perhatiin dan bahkan ketika mereka ngomong aku benar-benar detail,” tuturnya.
“Mereka itu sangat mawas banget, setiap gerakan mereka tuh udah yang memang terlatih. Dari situlah akhirnya kita bisa dapat pelajaran yang akhirnya kita bisa memainkan sebagai anggota densus 88,” sambungnya.
Pria yang tergabung dalam band The Dance Company itu mengaku penggunaan senjata dalam properti syuting sudah pernah dilakukan sebelumnya pada film Merah Putih Memanggil.
“Untuk megang senjata kita memang ada latihan khusus, tapi buat gua ini udah kedua kalinya. Sebelumnya kan pernah di Merah Putih Memanggil tentang kopassus dan sekarang tentang densus 88,” bebernya.
Pria 48 tahun itu mengaku tak miliki pesan yang cukup dalam untuk para penikmat film Sayap-Sayap Patah.
“Pembelajaran bagi gua bahwasanya ini gua sih engga ngarepin semua orang bisa dapat pesan karena gua merasa densus pun melakukan ini semua bukan untuk memberi pesan tapi untuk mengamankan Negara ini dari ketakutan dari teroris segala macem, itu yang mereka lakukan,” ucapnya.
“Dan gua merasa dilain sisi mereka adalah seorang kepala keluarga, mungkin seorang ayah dari anaknya lucu-lucu, istri yang cantik-cantik, itu semua yang ada di film ini bisa didapatkan untuk penonton yang menonton film ini, jadi kelangkapan semuanya ada di film Sayap-Sayap Patah,” tandasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




