Tamara Bleszynski Ditipu Belasan Miliar, Begini Tanggapan Teuku Rassya

AKURAT.CO, Pada Selasa (12/10) kemarin, artis Tamara Bleszynski mendatangi Bareskrim Polri untuk berkonsultasi dan membuat pengaduan terkait kerugian belasan miliar yang dialaminya akibat penipuan dari seseorang. Tamara datang ke sana bersama kuasa hukumnya, Djohansyah.
Sebagai anak, aktor Teuku Rassya mengaku tidak paham secara pasti terkait masalah yang dihadapi ibundanya. Dia bahkan meminta awak media untuk bertanya langsung kepada Tamara tentang masalah tersebut.
"Rasya sebenarnya kurang paham sih, kalau itu nanti bisa tanyain langsung aja," ujar Teuku Rassya di gedung Hitmaker, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/10).
Rassya sapaan akrab Teuku Rassya menjelaskan, sejauh ini sangat ibunda tidak terlalu banyak bercerita soal penipuan yang dialami. Meskipun sedikit tahu, namun Rassya tidak bisa membeberkan hal tersebut kepada publik.
"Mungkin ada cerita sekilas cuma ya bukan posisi Rasya lah untuk coba ngebahas soal ini," jelas Teuku Rassya.
Jika bertemu dengan ibunda, kekasih perempuan bernama Cleantha itu mengatakan tidak pernah intens berbicara tentang permasalahan yang terjadi. Mereka bertemu selayaknya ibu dan anak saja.
"Mama sih beberapa minggu yang lalu baru ke Jakarta, ya ketemu ketemu, ya gitu aja sih. Bukan yang kayak (bahas soal itu juga)," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, Tamara Bleszynski mendatangi Bareskrim Polri guna mendapatkan keadilan atas kerugian senilai miliaran rupiah yang dialaminya. Tamara tidak banyak memberikan keterangan lantaran masalah tersebut belum resmi diterima oleh pihak kepolisian.
"Saya belum bisa ngomong banyak, karena saya tidak bisa mendahului (aparat kepolisian). Saya hanya mohon doanya, mudah-mudahan ada keadilan bagi saya dan orang-orang lain yang terlibat di dalamnya," ucap Tamara Bleszynski di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (12/10).
Meski demikian, Tamara mengaku sudah menderita selama belasan tahun karena hartanya ludes ditipu orang yang tak bertanggungjawab. Ia tidak bisa berbuat apa-apa, selain meminta keadilan kepada negara.
"Saya sudah sampai tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menanyakan keadilan, kepada negara gimana hukumnya. Saya sudah belasan tahun menderita, saya sedih sekali," ucapnya
"Saya tidak ada jalan lain kecuali menanyakan kepada negara. Mohon bantu doa, semoga sekali lagi keadilan berpihak pada saya," tambahnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat




