Akurat Logo

Direktur Kreatif Miss Supranational Minta Maaf Kepada Indonesia

Himayatul Azizah | 8 September 2021, 11:30 WIB
Direktur Kreatif Miss Supranational Minta Maaf Kepada Indonesia

AKURAT.CO, Perhelatan Miss Supranational 2021 yang diselenggarakan di Polandia pada Agustus lalu menyisakan polemik hingga viral di media sosial. Hingga akhirnya ada permintaan maaf dari pihak panitia penyelenggara. 

Pasalnya beredar video viral yang memperlihatkan Direktur Kreatif Miss Supranational Andrea Sleigh telah menghina Indonesia. 

Video yang diunggah tersebut berasal dari Instagram Live Miss Supranational 2019 Anntonia Porsild beberapa waktu lalu, di mana terekam suara pria yang kemudian diketahui merupakan Andre Sleigh sebagai Direktur Kreatif Miss Supranational organization.  

Dia menyampaikan kalimat penghinaan tentang Indonesia. Setelah ramai di media sosial, pada akhirnya Direktur Kreatif Miss Supranational Organization, Andre Sleigh telah menyampaikan permintaan maaf melalui email yang diterima pada selasa (07/09/2021) pukul 14.12 waktu Indonesia dan juga lewat akun Instagram pribadinya.

Dalam suratnya tersebut, Andre menyampaikan penyesalannya dan minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Saya sepenuhnya mengerti bahwa kata-kata saya kemarin memiliki dampak yang sangat menyakitkan pada negara yang saya cintai," kata Sleigh dalam sebuah unggahan di akun Instagram yang saat ini sudah dikunci.

Sleigh mengakui bahwa kata-katanya tersebut adalah salah karena sudah melakukan penghinaan. 

"Saya ingin meminta maaf kepada setiap orang di Indonesia atas kata-kata saya. Dimana tidak mencerminkan perasaan saya yang sesungguhnya. Membuat pernyataan umum seperti itu adalah benar-benar salah," ucap Sleigh.

Ia mengaku bahwa dua pekan terakhir sejak kontes Miss Supranational diselenggarakan, dia banyak menerima kata-kata negatif. Kendati demikian, hal itu tidak membenarkan ucapannya kemarin.

"Saya menyesal mengatakan sesuatu yang juga sama sakitnya dengan kata-kata yang saya terima.Saya ingin meminta maaf secara khusus untuk teman dan kolega saya di Indonesia dan berharap seiring berjalannya waktu, anda akan memaafkan saya," imbuhnya.

Lebih lanjut kronologi terkait penghinaan terhadap Indonesia, berawal dari video viral tersebut. Kepala Departemen Komunikasi Yayasan Puteri Indonesia Mega Angkasa menuturkan bahwa video penghinaan yang dilakukan Direktur Kreatif Miss Supranational terhadap Indonesia telah tersebar. 

"Ini bermula dari malam Grand Final Miss Supranational 2021 yang berlangsung Agustus silam, di mana Jihane Almira Chedid mewakili Indonesia di ajang tersebut," kata Mega. 

"Ketika terpilih Top 24 dan Top 12, ternyata Indonesia tidak masuk dalam Top 5. Beberapa pageant lover, mayoritas tidak merasa puas dengan hasil tersebut dan mengirimkan banyak direct message (DM) kepada Andre sebagai direktur kreatif Miss Supranational," tutur Mega dalam keterangannya, Selasa (7/9/2021). 

Mega juga menegaskan bahwa sejumlah pihak atau netizen yang mengirimkan DM ke Andre tidak mencerminkan Puteri Indonesia, maupun lembaga Yayasan Puteri Indonesia, atau bahkan negara.

"Komentar yang ditujukan langsung melalui direct massage ke Andre menyampaikan ketidakpuasan secara pribadi kepada direktur kreatif Miss Supranational. Berawal dari sana, dan berkelanjutan sahut menyahut di sosial media," ucapnya. 

"Yayasan Puteri Indonesia (YPI) menyampaikan bahwa ini personal antara netizen dan direktur kreatif," lanjutnya.

Buntut dari saling sahut-menyahut itu menurut Mega, hingga menjadi polemik yang berkepanjangan. Kemudian beredar video viral Andre Sleigh selaku Direktur Kreatif Miss Supranational diduga menghina Indonesia.

Mega menjelaskan  bahwa YPI akan menyurati organisasi Miss Supranational dan meminta klarifikasi atas kejadian ini.

"Kami akan berkirim surat secara organisasi dari Yayasan Puteri Indonesia ke Miss Supranational Organization secara profesional untuk menyelesaikan masalah ini dan meminta klarifikasi mengapa hal ini bisa terjadi," ujar Mega.

Di samping itu, mewakili Yayasan Puteri Indonesia, Mega juga berterima kasih kepada pageant lover yang telah memberikan dukungan.

"Atas nama YPI, terima kasih kepada pageant lover yang selama ini telah memberikan dukungan kepada para puteri Indonesia yang berlaga ke ajang internasional. Termasuk bagaimana perjuangan pageant lover apabila votes dibutuhkan, dan kami tahu persis perjuangan mereka," tegas Mega.

Tak luput, ia juga menyampaikan terima kasih kepada alumni Puteri Indonesia dan alumni Miss Supranational Indonesia yang tetap solid memberikan dukungan selama ini. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.