Akurat Logo

Sriwijaya Air SJ182 Kecelakaan, Anisa Bahar Singgung Penumpang Bandel

Khaerul S | 10 Januari 2021, 15:28 WIB
Sriwijaya Air SJ182 Kecelakaan, Anisa Bahar Singgung Penumpang Bandel

AKURAT.CO Pedangdut Anisa Bahar ikut berkomentar soal kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Lewat Instagram Story-nya, Anisa menuliskan postingan yang terkesan menyudutkan penumpang atas kecelakaan tersebut.

Ia menyinggung soal penumpang yang kerap masih mengoperasikan ponselnya meski pesawat sudah dalam kondisi lepas landas.

"Makanya kalau naik pesawat, mau terbang, matiin HP. Pada bandel sih penumpangnya," tulis Anisa Bahar, dikutip dari akun gosip Lambe Turah, Minggu (10/1/2021).

Menutup tulisannya, Anisa pun mengucapkan duka cita atas kecelakaan tersebut.

"Turut berduka cita penumpang Sriwijaya jurusan Pontianak," tutup Anisa Bahar.

Unggahan tersebut sontak membuat Anisa Bahar menjadi bahan nyinyiran warganet. Mereka mengingatkan Anisa Bahar untuk tidak asal berkomentar. Pasalnya, hingga saat ini pihak berwajib belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab kecelakaan tersebut.

Namun Anisa kebali membuat unggahan untuk memberi klarifikasi terkait tulisannya tersebut. Anisa menegaskan jia ia tak bermaksud menyinggung penumpang pesawat Srwijaya Air SJ182. Ia hanya sekedar mengingatkan penumpang pesawat secara umum agar tetap mematuhi peraturan yang telah ditetapkan saat naik pesawat.

"Aku minta maaf klo kalian pada tersinggung tapi tidak ada maksud aku jelek atas apa yang aku tulis. Tujuannya kepada semua penumpang peswat bukan pesawat itu aja." tegasnya.

Ia berharap warganet tidak menyalahartikan unggahannya tersebut.

"Semoga kalian paham maksud kata-kata aku. Terima kasih semuanya udah ingetin aku walau tujuanku baik mungkin cara penyampaian kata-kata ku salah karena ketikan beda sama ucapan," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A