Akurat Logo

Sering Bolos Sekolah Demi Syuting, Ranty Maria Pernah Tidak Naik Kelas

Khaerul S | 18 Juni 2020, 11:45 WIB
Sering Bolos Sekolah Demi Syuting, Ranty Maria Pernah Tidak Naik Kelas

AKURAT.CO, Artis peran Ranty Maria terjun ke dunia akting pada 2906 silam. Kala itu, Ranty debut lewat sinetron Menanti Keajaiban Cinta. Namanya semakin dikenal setelah membintangi Heart Series. 

Namun, kesibukannya di dunia akting sempat membuat Ranty tidak naik kelas saat sekolah. 

Hal ini terungkap dalam kanal Youtube Samuel Franda VLOG. 

Ranty mencertitakan jika sang ibunda saat ingin dirinya menjadi artis. Maka dari itu, sejak kecil, Ranty Maria sudah kerap kali mengikuti casting hingga syuting.

Alhasil, ia sering bolos sekolah hingga tidak naik kelas demi mengejar karir di dunia hiburan. 

“Emang benar-benar mama aku tuh pengen banget aku di TV. Makanya aku dijejelin semuanya gitu loh, kayak dipaksa syuting, dipaksa casting,” ucap Ranty Maria, dikutip pada Kamis (18/6). 

Oleh sebab itu, wanita kelahiran Jakarta itu memutuskan untuk vakum dari dunia hiburan dan fokus pendidikan.

Tidak main-main, Ranty Maria vakum dari dunia sinetron hampir 8 tahun. Ia pun mengungkapkan sempat malu kepada teman-temannya saat harus tinggal kelas.

Ranty pun memutuskan untuk vakum syuting demi mengejar ketertinggalannya tersebut. 

“Setelah umur tujuh kalau gak salah, setelah syuting terakhir itu aku gak mau syuting lagi aku minta mama mau sekolah,” kata Ranty.

“Karena aku gak naik kelas karena kebanyakan bolos. Terus malu sama temen-teman. Akhirnya aku bilang sama mama aku gak mau syuting. Terus akhirnya mama aku bilang ‘oh ya sudah kalau gak mau, mami gak akan paksa’,” katanya menambahkan.

Mantan kekasih Ammar Zoni itu akhirnya kembali ke dunia akting dengan bermain dalam sinetron 7 Manusia Harimau bersama Samuel Zylgwyn.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A